Kitakini.news - Juara UFC dua divisi, Islam Makhachev, memberikan dukungan penuh kepada juniornya, Umar Nurmagomedov, yang kembali memilih menghadapi lawan papan atas dibanding menunggu kesempatan bertarung memperebutkan sabuk juara kelas bantam UFC.
Saat ini Umar menempati posisi kedua dalam peringkat penantang kelas bantam UFC. Namun, alih-alih menunggu peluang perebutan gelar, petarung asal Dagestan itu justru menerima tantangan menghadapi David "Doctor" Martinez dalam ajang UFC Abu Dhabi yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Juli 2026 waktu Amerika Serikat atau 26 Juli 2026 WIB.
Keputusan tersebut mendapat apresiasi dari Makhachev yang menilai Umar terus menunjukkan mentalitas petarung sejati dengan tetap aktif menghadapi lawan-lawan berbahaya demi membuktikan dirinya layak menjadi juara.
Pada vlog Adam Zubayraev yang tayang di Youtube belum lama ini, menurut Islam, perjalanan Umar menuju puncak UFC memang tidak pernah mudah. Ia bahkan membandingkan situasi tersebut dengan pengalaman yang pernah dialami dirinya dan Khabib Nurmagomedov saat merintis karier di organisasi MMA terbesar dunia itu.
"Karier Umar memang berjalan cukup berat, tetapi itu bukan sesuatu yang baru. Saya juga pernah mengalaminya, begitu pula Khabib. Ada petarung yang mendapatkan jalan mudah, ada juga yang harus membuktikan diri dengan mengalahkan semua lawan sebelum akhirnya mendapat kesempatan memperebutkan gelar," kata Makhachev.
Tetap Bertarung Meski Bukan Perebutan Gelar
Makhachev mengaku tidak heran melihat Umar menerima pertarungan melawan lawan yang secara popularitas belum sebesar nama-nama elite lainnya di divisi bantam. Baginya, yang terpenting adalah Umar terus berkembang dan memiliki target yang jelas dalam kariernya.
"Lalu harus bagaimana? Umar berlatih setiap hari dan tentu harus ada tujuan yang dikejar. Tidak ada motivasi yang sama jika tidak ada lawan yang harus dihadapi. Sulit untuk terus bekerja keras setiap hari tanpa target yang jelas," ujar Makhachev.
Petarung yang kini menjadi salah satu wajah terbesar UFC itu meyakini kerja keras Umar pada akhirnya akan berbuah kesempatan emas.
"Cepat atau lambat, jika Anda terus mengalahkan semua lawan, maka waktunya akan tiba. Begitu juga dengan Umar. Dia tidak pernah berhenti, terus melangkah maju, dan kami tahu, begitu juga dirinya sendiri, bahwa dia memiliki potensi untuk menjadi juara," ucap petarung 34 tahun itu.
Islam Yakin Umar Bisa Kalahkan Siapa Saja di Divisi Bantam
Meski sempat gagal merebut sabuk juara saat menghadapi Merab Dvalishvili, Makhachev menilai penampilan Umar dalam laga tersebut justru membuktikan kualitasnya sebagai salah satu petarung terbaik di kelas bantam.
Menurutnya, Umar tetap mampu memberikan perlawanan sengit meski tampil dalam kondisi yang tidak ideal, cedera tangan.
"Saya rasa dia menunjukkan penampilan yang sangat bagus melawan Merab, meskipun saat itu bukan hari terbaiknya," ungkapnya.
Makhachev bahkan percaya Umar mampu bersaing dengan seluruh elite divisi bantam, termasuk juara bertahan Petr Yan maupun para penantang papan atas lainnya.
"Saya yakin melawan Petr Yan, Merab, maupun para penantang lainnya, Umar bisa menunjukkan kualitasnya dengan sangat baik," katanya lagi.
Makhachev Kritik Sistem Penantang UFC
Dalam kesempatan yang sama, Makhachev juga menyoroti sistem penentuan penantang gelar di UFC yang menurutnya tidak selalu berdasarkan prestasi di dalam oktagon.
Ia menilai faktor popularitas dan kepentingan promosi kini memiliki pengaruh besar dalam menentukan siapa yang mendapatkan kesempatan bertarung memperebutkan sabuk.
"UFC sekarang tidak lagi sepenuhnya soal siapa yang paling layak mendapat kesempatan. Terkadang, siapa yang mereka inginkan, dialah yang akan mendapatkan kesempatan memperebutkan sabuk juara," ucapnya.
Pernyataan itu muncul di tengah persaingan ketat divisi bantam yang saat ini dipimpin juara Petr Yan. Sementara Merab dan Umar Nurmagomedov masih berada di jajaran teratas daftar penantang yang terus memburu peluang merebut gelar.
UFC Abu Dhabi Jadi Langkah Penting Umar
Pertarungan melawan David "Doctor" Martinez di UFC Abu Dhabi dipandang sebagai ujian penting bagi Umar. Kemenangan akan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu kandidat utama perebutan gelar kelas bantam. Menghadapi David merupakan pertarungan ketiga sepupu legenda UFC, Khabib Nurmagomedov itu pasca kalah dari Dvalishvili.