Piala Dunia 2026

Spanyol Terlalu Tangguh, Austria Tak Berkutik di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Oyarzabal Antar Spanyol Singkirkan Austria Dengan Meyakinkan Ringkasan (17 kata):
Sukri - Jumat, 03 Juli 2026 04:30 WIB
istimewa
Oyarzabal mencetak brace mengantarkan Sanyol ke babak perdelapan final Piala Dunia 2026. (Foto: sefutbol/Instagram)

Kitakini.news - Spanyol memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 dengan cara meyakinkan setelah mengalahkan Austria 3-0 pada pertandingan babak 32 besar di SoFi Stadium, Inglewood, California, Jumat (3/7) dini hari pukul 02.00 WIB. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil dominan sepanjang pertandingan dan nyaris tidak memberi ruang bagi Austria untuk mengembangkan permainan.

Kemenangan ini kembali menegaskan status Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara. Kombinasi penguasaan bola, pressing agresif, dan efektivitas penyelesaian akhir membuat La Roja tampil jauh lebih matang dibanding lawannya.

Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil alih kendali permainan. Rodri dan Pedri mengatur ritme di lini tengah, sementara Lamine Yamal, Dani Olmo, serta Álex Baena terus mengancam pertahanan Austria dari berbagai sisi. Austria yang mengandalkan transisi cepat dan kekuatan fisik lebih banyak dipaksa bertahan menghadapi gempuran lawan.

Pada menit ke-30, Spanyol sebenarnya sempat bersorak setelah Marc Cucurella menjebol gawang Alexander Schlager melalui situasi sepak pojok. Namun, wasit Glenn Nyberg menganulir gol tersebut setelah VAR menilai Pau Cubarsí melakukan pelanggaran terhadap penjaga gawang Austria. Keputusan itu memicu perdebatan karena banyak pihak menilai kontak yang terjadi sangat minimal.

Meski gol tersebut dianulir, Spanyol tidak kehilangan fokus. Tekanan demi tekanan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-36. Mikel Oyarzabal berhasil memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti untuk membawa La Roja unggul 1-0. Gol itu menjadi hadiah yang pantas bagi dominasi Spanyol sepanjang babak pertama.

Memasuki babak kedua, Austria mencoba bermain lebih terbuka dengan memasukkan beberapa pemain menyerang, termasuk Marko Arnautovic dan Sasa Kalajdzic. Namun perubahan tersebut tidak banyak mengubah jalannya pertandingan karena Spanyol tetap menguasai bola dan mengontrol tempo permainan.

Gol kedua hadir pada menit ke-66 melalui bek kanan Pedro Porro. Berawal dari umpan silang Álex Baena, Porro menyambut bola dengan sundulan akurat yang gagal dihentikan Schlager. Gol tersebut membuat Austria semakin sulit mengejar ketertinggalan dan memaksa mereka bermain lebih terbuka.

Keputusan tersebut justru memberi ruang lebih besar bagi lini serang Spanyol. Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Marc Cucurella mengirim umpan matang kepada Oyarzabal yang tanpa kesalahan menaklukkan Schlager pada menit ke-89. Gol keduanya malam itu sekaligus memastikan kemenangan telak 3-0 bagi Spanyol.

Secara statistik, Spanyol tampil sangat dominan. Mereka menguasai sekitar 65 persen penguasaan bola, melepaskan 10 tembakan tepat sasaran, dan tidak memberikan satu pun tembakan tepat sasaran kepada Austria. Data tersebut mencerminkan betapa superiornya permainan La Roja sepanjang 90 menit.

Pelatih Luis de la Fuente layak mendapat apresiasi atas keputusan melakukan rotasi dengan memasukkan Pedro Porro dan Dani Olmo ke dalam susunan pemain inti. Porro membayar kepercayaan tersebut dengan satu gol, sementara Olmo membantu menjaga kreativitas lini tengah sebelum digantikan pada babak kedua.

Bagi Austria, kekalahan ini mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Tim asuhan Ralf Rangnick sempat tampil impresif pada fase grup, tetapi kesulitan menghadapi kualitas permainan Spanyol yang tampil disiplin, efektif, dan nyaris tanpa celah.

Dengan kemenangan 3-0 ini, Spanyol melaju ke babak 16 besar dengan penuh percaya diri. Penampilan solid di semua lini menjadi modal berharga bagi La Roja untuk menghadapi tantangan yang lebih berat pada fase berikutnya dalam upaya memburu gelar juara dunia kedua sepanjang sejarah mereka.

Sumber: The Sun, Reuters, fifa.com

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

La Roja Diuji! Austria Siap Gagalkan Misi Spanyol ke 16 Besar

Olahraga

Bosnia Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain, Amerika Serikat Melaju ke 16 Besar

Olahraga

Nyaris Tersingkir, Belgia Balikkan Keadaan dan Hancurkan Mimpi Senegal

Olahraga

Comeback Dramatis! Harry Kane Brace Antar Inggris Singkirkan RD Kongo

Olahraga

Belgia vs Senegal 32 Besar Piala Dunia 2026: Pertarungan Bintang dan Mental Juara

Olahraga

Inggris vs RD Kongo: Misi Lolos, Tekanan Besar, dan Ancaman Kejutan di Babak Gugur