Kitakininews.co.id - Tim nasional Maroko kembali membuktikan diri sebagai salah satu kekuatan baru sepak bola dunia. Perjalanan Maroko yang dijuluki Singa Atlas menjadi tim pertama yang memastikan tempat di perempat final Piala Dunia 2026, terbilang sensasional. Puncaknya, menaklukkan tuan rumah Kanada dengan skor meyakinkan 3-0 pada babak 16 besar, Minggu (5/7/2026) dini hari pukul 00.00 WIB.
Kemenangan di Houston tersebut bukanlah hasil yang datang secara kebetulan. Maroko tampil konsisten sejak fase grup, memperlihatkan keseimbangan antara pertahanan yang disiplin dan serangan yang efektif hingga akhirnya melangkah ke delapan besar untuk dua edisi Piala Dunia secara beruntun.
Perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 Dibuka dengan Menahan Tim Kuat Brasil
Maroko tergabung di Grup C bersama raksasa lima kali juara dunia Brasil, Skotlandia, dan Haiti. Banyak yang memprediksi mereka hanya akan bersaing memperebutkan posisi kedua, tetapi pertandingan pertama langsung menunjukkan kualitas sesungguhnya.
Menghadapi Brasil, Maroko tampil tanpa rasa takut. Organisasi permainan yang rapi membuat Selecao kesulitan mengembangkan permainan hingga laga berakhir imbang 1-1. Hasil tersebut menjadi modal berharga dalam persaingan menuju fase gugur.
Singa Atlas Taklukkan Skotlandia
Kepercayaan diri Maroko semakin meningkat pada pertandingan kedua. Menghadapi Skotlandia, Singa Atlas kembali memperlihatkan disiplin bertahan yang menjadi ciri khas mereka.
Satu gol sudah cukup untuk mengamankan kemenangan 1-0 sekaligus membawa Maroko berada di jalur yang tepat menuju babak 32 besar.
Laga terakhir fase grup menjadi ujian mental bagi skuad Maroko. Menghadapi Haiti, mereka sempat dua kali tertinggal.
Namun karakter pantang menyerah kembali terlihat. Maroko berhasil membalikkan keadaan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 4-2. Hasil dramatis tersebut memastikan mereka finis sebagai runner-up Grup C di bawah Brasil dan berhak melaju ke fase gugur.
Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Babak 32 besar langsung menghadirkan lawan berat, yakni Belanda. Pertandingan berlangsung ketat selama 120 menit dan berakhir imbang 1-1. Dalam adu penalti, mental para pemain Maroko berbicara. Mereka menang 3-2 dan menyingkirkan salah satu favorit juara untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar.
Perjalanan Sensasional Maroko di Piala Dunia 2026 dilanjutkan dengan laga berat lainnya. Namun, Achraf Hakimi Cs, mampu menghajar salah satu tuan rumah dengan skor telak 3-0. Kanada mampu menahan Maroko tanpa gol sepanjang babak pertama. Bahkan, sejumlah pemain tim yang dibesut pelatih Mohamed Ouahbi itu acap kali kehilangan bola.
Namun selepas turun minum, Singa Atlas menunjukkan kelasnya. Azzedine Ounahi memecah kebuntuan pada menit ke-50 sebelum menggandakan keunggulan pada menit ke-82. Ketika laga memasuki injury time, Soufiane Rahimi melengkapi kemenangan telak melalui gol pada menit ke-90+8.
Skor 3-0 menjadi penegasan bahwa Maroko pantas menjadi tim pertama yang melangkah ke babak delapan besar Piala Dunia 2026.
Pertahanan Solid, Serangan Mematikan
Salah satu kunci keberhasilan Maroko sepanjang turnamen adalah keseimbangan permainan. Mereka mampu menahan Brasil, tampil disiplin saat mengalahkan Skotlandia, bangkit dari tekanan ketika menghadapi Haiti, menjaga ketenangan saat menyingkirkan Belanda melalui adu penalti, hingga tampil dominan atas Kanada.
Kombinasi lini belakang yang kokoh, kreativitas Azzedine Ounahi di lini tengah, serta efektivitas para penyerang membuat Maroko kembali menjadi ancaman serius bagi tim-tim unggulan yang masih bertahan di Piala Dunia 2026.
Rekap Perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026
Brasil 1-1 Maroko
Maroko 1-0 Skotlandia
Maroko 4-2 Haiti
Babak 32 Besar: Belanda 1-1 Maroko (Maroko menang adu penalti 3-2)
Babak 16 Besar: Kanada 0-3 Maroko
Lima pertandingan tersebut memperlihatkan perkembangan permainan Maroko yang semakin matang. Dari tim yang mampu mencuri poin dari Brasil hingga kini menjadi negara pertama yang mengamankan tempat di perempat final, Singa Atlas sekali lagi menegaskan status mereka sebagai salah satu kekuatan paling berbahaya di Piala Dunia 2026.
Sumber: Reuters, RG, SB Nation