Piala Dunia 2026

De la Fuente Usai Spanyol Singkirkan Prancis: Kami Bermain dengan Kepribadian dan Keyakinan

De La Fuente Bangga Antar Spanyol Menuju Final
Sukri - Rabu, 15 Juli 2026 04:56 WIB
isttimewa
Pelatih TImnas Spanyol, Luis De La Fuente sukses membawa La Roja ke final Piala Dunia 2026. (Foto: sefutbol/Instagram)

Kitakininews.co.id - Luis de la Fuente tak mampu menyembunyikan rasa bangganya setelah membawa Spanyol menembus final Piala Dunia 2026. Kemenangan meyakinkan 2-0 atas Prancis pada semifinal di Dallas Stadium, Arlington, Rabu (15/7/2026) dini hari WIB. Kemenangan itu menjadi bukti kematangan La Roja yang tampil dominan sejak awal hingga akhir pertandingan. Gol Mikel Oyarzabal melalui titik penalti dan Pedro Porro memastikan langkah Spanyol ke partai puncak untuk pertama kalinya sejak menjuarai Piala Dunia 2010.

Sesaat setelah pertandingan berakhir, pelatih timnas Spanyol itu memuji penampilan para pemainnya yang dinilai mampu menjalankan rencana permainan dengan sempurna saat menghadapi salah satu tim terkuat di dunia.

"Kami bermain melawan tim yang luar biasa, tetapi para pemain menunjukkan kepribadian, karakter, dan keyakinan yang luar biasa. Saya sangat bangga dengan mereka," ujar De la Fuente.

Pelatih berusia 65 tahun itu mengatakan keberhasilan mencapai final bukan hasil yang datang secara kebetulan. Menurutnya, Spanyol telah membangun fondasi permainan yang kuat selama beberapa tahun terakhir sehingga mampu tampil konsisten di turnamen besar.

"Kami percaya pada apa yang kami kerjakan setiap hari. Para pemain memahami ide permainan kami dan mereka mengeksekusinya dengan sangat baik di lapangan. Ketika semua bekerja sebagai satu tim, hasil seperti ini bisa diraih," katanya.

De la Fuente juga memberikan apresiasi kepada Prancis yang disebutnya sebagai lawan dengan kualitas luar biasa. Ia menilai kemenangan atas tim asuhan Didier Deschamps menjadi pencapaian besar karena diraih melawan skuad yang dipenuhi pemain kelas dunia.

"Prancis memiliki pemain-pemain hebat dan mereka selalu menjadi ancaman. Karena itu kemenangan ini memiliki nilai yang sangat besar bagi kami," ucapnya.

Secara khusus, De la Fuente memuji kedisiplinan para pemainnya ketika kehilangan bola. Menurutnya, keberhasilan membatasi ruang gerak Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele menjadi salah satu kunci kemenangan Spanyol.

"Kami mampu mengendalikan pertandingan, baik ketika menguasai bola maupun saat harus bertahan. Semua pemain bekerja keras dan saling membantu. Itulah identitas tim ini," katanya.

Mantan pelatih tim muda Spanyol itu juga memberikan pujian kepada Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro yang menjadi pencetak gol kemenangan. Namun, ia menegaskan keberhasilan La Roja merupakan hasil kerja kolektif, bukan penampilan individu.

"Oyarzabal dan Porro mencetak gol, tetapi kemenangan ini milik seluruh tim. Dari pemain inti, pemain pengganti, hingga staf, semua memberikan kontribusi yang luar biasa," ujar De la Fuente.

Meski sukses menembus final, De la Fuente meminta para pemainnya tidak cepat puas. Ia mengingatkan bahwa Spanyol belum memenangkan apa pun dan masih harus melewati satu pertandingan lagi untuk mengangkat trofi Piala Dunia.

"Kami tentu senang, tetapi pekerjaan kami belum selesai. Sekarang saatnya beristirahat, memulihkan kondisi, lalu mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk final. Kami ingin melangkah satu langkah lagi," tegasnya.

Keberhasilan menyingkirkan Prancis sekaligus memperpanjang dominasi Spanyol atas Les Bleus dalam beberapa tahun terakhir. Setelah memenangi semifinal Euro 2024 dan semifinal UEFA Nations League 2025, La Roja kembali keluar sebagai pemenang di semifinal Piala Dunia 2026. Kini, Spanyol tinggal menunggu pemenang laga Argentina kontra Inggris untuk memperebutkan gelar juara dunia kedua dalam sejarah mereka.

Sumber: The Guardian, RFEF, People

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Spanyol ke Final Piala Dunia 2026, Kalahkan Rival Abadi Prancis Dua Gol Tanpa Balas

Olahraga

Prancis Siap Hentikan Ambisi Spanyol Menuju Partai Akhir, La Roja tak Gentar

Olahraga

Jalan Menuju Semifinal Piala Dunia 2026 Tak Sama, Prancis Paling Nyaman

Olahraga

Messi Ditegur Wasit, Balas Tegur Balik: Jangan Tidak Menghormati Saya

Olahraga

Argentina ke Semifinal, Sempat Kesulitan Atasi Perlawanan 10 Pemain Swiss

Olahraga

Thomas Tuchel Kritik Penampilan Inggris Meski Lolos ke Semifinal: Kami Ceroboh