Kitakininews.co.id - Final Piala Dunia 2026 akan menghadirkan panggung impian bagi pecinta sepak bola. Spanyol dan Argentina dipastikan bertemu di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7/2026) dini hari pukul 02.00 WIB, setelah sama-sama menyingkirkan lawan tangguh di semifinal. La Roja menaklukkan Prancis 2-0, sementara Albiceleste melakukan comeback dramatis untuk mengalahkan Inggris 2-1. Laga ini bukan sekadar perebutan trofi, melainkan pertarungan dua tim terbaik dunia yang sedang berada dalam performa luar biasa.
Namun, jelang pertandingan, beberapa fakta terungkap yang semakin membuat panas jelang kickoff partai puncak perhelatan terbesar sepakola dunai tersebut. Kitakini News menyajikan 10 fakta menarik yang membuat final Piala Dunia 2026 layak ditonton karena menjadi salah satu partai puncak paling bersejarah, termasuk bagi Anda yang mungkin tidak memfavoritkan kedua tim ini.
1. Sama-sama datang dengan 37 pertandingan tanpa kekalahan
Spanyol dan Argentina memasuki final dengan catatan impresif. Keduanya sama-sama mengoleksi 37 pertandingan beruntun tanpa kekalahan di semua ajang resmi, sebuah rekor yang sangat jarang terjadi dalam sepak bola internasional.
Bagi Spanyol, kemenangan atas Prancis membuat tim asuhan Luis de la Fuente menyamai rekor terpanjang tim nasional Eropa yang sebelumnya dipegang Italia. Bahkan jika Spanyol mampu mengalahkan Argentina di final Piala Dunia 2026, La Roja akan berdiri sendiri sebagai pemilik rekor baru dengan 38 laga tanpa kalah, begitu juga sebaliknya.
Argentina sendiri telah membangun konsistensi luar biasa sejak era Lionel Scaloni. Rangkaian hasil positif mereka kembali berlanjut sepanjang Piala Dunia 2026 sehingga memasuki final dengan kepercayaan diri yang sangat tinggi.
Tetapi yang pasti, saat wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir Senin dini hari WIB nanti, akan ada angka kemenangan beruntun fantastis yang berakhir.
2. Pertemuan juara bertahan melawan juara Eropa
Pertandingan ini merupakan final paling ideal lantaran mempertemukan dua penguasa sepak bola dunia. Argentina datang sebagai juara bertahan Piala Dunia 2022, sedangkan Spanyol merupakan juara Euro 2024. Artinya, final mempertemukan pemegang dua gelar paling bergengsi di level tim nasional.
Pertandingan ini juga sempat direncanakan terjadi dalam ajang Finalissima, namun urung terlaksana. Kini keduanya akhirnya bertemu pada panggung yang jauh lebih besar: final Piala Dunia.
3. Lionel Messi memburu sejarah baru
Pada usia 39 tahun, Lionel Messi masih menjadi pusat permainan Argentina. Setelah menciptakan dua assist saat semifinal melawan Inggris, Messi memperpanjang catatan kontribusi golnya menjadi 13 pertandingan berturut-turut bersama klub dan tim nasional, salah satu rekor terbaik sepanjang kariernya.
Jika Argentina menjadi juara, Messi akan mengangkat trofi Piala Dunia untuk kedua kalinya secara beruntun, sesuatu yang belum pernah ia capai sebelumnya.
4. Lamine Yamal berpeluang menorehkan sejarah
Di kubu Spanyol, perhatian tertuju kepada Lamine Yamal. Pemain muda tersebut menjadi simbol generasi baru La Roja dan tampil konsisten sepanjang turnamen.
Final nanti juga menghadirkan narasi unik antara Messi dan Yamal. Keduanya pernah muncul dalam sebuah foto UNICEF saat Yamal masih bayi, dan kini mereka akan saling berhadapan di pertandingan terbesar sepak bola dunia.
5. Adu ketajaman melawan pertahanan terbaik
Statistik kedua tim menunjukkan kontras yang menarik. Argentina menjadi tim paling produktif sepanjang Piala Dunia 2026 dengan 19 gol, sedangkan Spanyol tampil sebagai tim dengan pertahanan terbaik karena baru kebobolan satu gol sepanjang turnamen.
Artinya, final akan mempertemukan lini serang paling tajam melawan lini belakang paling kokoh.
6. Argentina mengejar gelar keempat
Jika berhasil mengalahkan Spanyol, Argentina akan mengoleksi empat gelar Piala Dunia, sekaligus menjadi negara pertama sejak Brasil pada 1958 dan 1962 yang mampu mempertahankan gelar juara dunia secara beruntun.
7. Spanyol memburu trofi kedua sepanjang sejarah
Sementara itu, Spanyol berpeluang menambah koleksi gelar Piala Dunia menjadi dua setelah sebelumnya menjadi juara pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Kesuksesan tersebut juga akan mengukuhkan era Luis de la Fuente sebagai salah satu periode paling sukses dalam sejarah sepak bola Spanyol setelah meraih UEFA Nations League, Euro 2024, dan berpeluang menjuarai Piala Dunia.
8. Duel dua tim paling konsisten sepanjang turnamen
Argentina mencapai final dengan selalu menemukan cara untuk menang, termasuk comeback dramatis atas Inggris di semifinal.
Di sisi lain, Spanyol tampil sangat stabil. Mereka mengalahkan Austria, Portugal, Belgia, hingga Prancis dengan permainan dominan dan organisasi tim yang sangat solid.
9. Perebutan takhta sepak bola dunia
Laga ini juga mempertemukan peringkat satu dan dua dunia. Argentina datang sebagai penghuni ranking FIFA teratas, sedangkan Spanyol berada tepat di belakangnya.
Karena itu, final nanti bukan hanya menentukan juara Piala Dunia, tetapi juga menjadi pertarungan dua tim terbaik di planet ini berdasarkan performa dan konsistensi dalam beberapa tahun terakhir.
10. Final dengan aroma pergantian generasi
Di satu sisi ada Lionel Messi yang berpeluang menutup karier internasional dengan gelar dunia kedua. Di sisi lain hadir Lamine Yamal, bintang muda yang diproyeksikan menjadi wajah baru sepak bola dunia.
Kontras dua generasi inilah yang membuat final Spanyol kontra Argentina diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling ikonik dalam sejarah Piala Dunia.
Sumber: The Times of India, AP News