Kitakininews.co.id - Era baru Timnas Prancis tinggal menghitung hari. Zinedine Zidane dilaporkan akan segera menandatangani kontrak sebagai pelatih kepala Les Bleus setelah Didier Deschamps menyelesaikan tugas terakhirnya dalam laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026 melawan Inggris, Sabtu (18/7/2026) atau Minggu (19/7/2026) dini hari pukul 04.00 WIB di Hard Rock Stadium, Miami.
Pertandingan melawan Inggris bukan sekadar perebutan medali perunggu. Duel tersebut menjadi penutup perjalanan Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis setelah memimpin tim selama 14 tahun. Sebelumnya, Deschamps telah mengumumkan bahwa dirinya akan mengakhiri masa baktinya setelah Piala Dunia 2026, apa pun hasil yang diraih timnya.
Menurut laporan jurnalis transfer Fabrizio Romano yang dikutip sejumlah media Eropa, Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) berencana merampungkan seluruh proses administrasi dan penandatanganan kontrak Zidane segera setelah turnamen berakhir. Kesepakatan verbal antara kedua pihak disebut telah tercapai sejak beberapa waktu lalu sehingga hanya tinggal penyelesaian dokumen resmi.
Sementara itu, melansir Cadena SER, Jumat (17/7/2026) media Spanyol dan Prancis juga melaporkan bahwa Zidane hanya menunggu pengesahan terakhir sebelum diumumkan sebagai pelatih baru Les Bleus. Pengumuman resmi diperkirakan dilakukan dalam waktu singkat setelah pertandingan terakhir Prancis di Piala Dunia selesai dimainkan.
Nama Zidane sebenarnya sudah lama dikaitkan dengan kursi pelatih Timnas Prancis. Sejak meninggalkan Real Madrid pada 2021, mantan gelandang legendaris tersebut beberapa kali menolak tawaran klub maupun tim nasional lain karena disebut ingin menunggu kesempatan menangani negaranya sendiri.
Sebagai pelatih, Zidane memiliki reputasi luar biasa. Bersama Real Madrid, ia mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun, dua trofi LaLiga, dua Piala Dunia Antarklub, serta berbagai gelar domestik dan internasional lainnya. Pengalaman itu menjadi alasan utama FFF menjadikannya penerus Deschamps.
Sementara itu, Deschamps meninggalkan warisan besar bagi sepak bola Prancis. Di bawah kepemimpinannya sejak 2012, Les Bleus menjuarai Piala Dunia 2018, menembus final Piala Dunia 2022, meraih trofi UEFA Nations League 2021, dan kembali mencapai semifinal Piala Dunia 2026. Ia juga menjadi pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah Timnas Prancis.
Meski gagal mencapai final setelah kalah 0-2 dari Spanyol, Deschamps tetap menegaskan kebanggaannya terhadap perjuangan para pemain. Ia mengakui Spanyol tampil lebih baik di semifinal, tetapi meminta timnya menutup turnamen dengan kemenangan atas Inggris sebagai hadiah perpisahan yang manis.
Bagi Zidane, tantangan pertama akan datang dengan cepat. Setelah resmi diperkenalkan, ia diproyeksikan langsung memimpin persiapan Timnas Prancis menghadapi agenda internasional berikutnya, termasuk UEFA Nations League, sekaligus mulai membangun fondasi tim menuju Euro 2028.
Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, laga perebutan tempat ketiga kontra Inggris bukan hanya menjadi penutup era Didier Deschamps, tetapi juga menjadi awal resmi dimulainya babak baru sepak bola Prancis di bawah komando salah satu ikon terbesar mereka, Zinedine Zidane.
Sumber: Reuters Talksport