Piala Dunia 2026

Pep Guardiola Beberkan Kunci Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026

Pep Guardiola Bongkar Kunci Spanyol Taklukkan Argentina Final
Sukri - Sabtu, 18 Juli 2026 11:00 WIB
istimewa
ilustrasi

Kitakininews.co.id - Spanyol wajib menguasai lini tengah dan memutus suplai bola ke Lionel Messi jika ingin menggagalkan ambisi Argentina mempertahankan gelar Piala Dunia 2026. Itulah pesan utama yang disampaikan Pep Guardiola jelang partai puncak di New Jersey.

Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Spanyol dan Argentina di New Jersey Stadium, Minggu (19/7) waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Laga ini menjadi duel dua filosofi sepak bola berbeda, sekaligus mempertemukan generasi emas Spanyol dengan sang juara bertahan yang masih dipimpin Lionel Messi.

Menjelang pertandingan tersebut, manajer Manchester City, Pep Guardiola, memberikan analisis mengenai apa yang harus dilakukan La Roja apabila ingin keluar sebagai juara dunia.

Menurut Guardiola, pertarungan di sektor tengah akan menjadi faktor penentu.

"Jika Rodri mampu mendominasi permainan bersama Pedri di lini tengah, dan Lamine Yamal bermain pada level terbaiknya, mereka bisa menjadi pembeda," kata Guardiola.

Dominasi Lini Tengah Jadi Kunci

Guardiola menilai Argentina merupakan tim yang sangat berbahaya ketika berhasil merebut momentum pertandingan. Karena itu, Spanyol tidak boleh membiarkan lawannya bermain nyaman.

Pelatih asal Catalunya tersebut percaya Rodri, pemainnya di Man City, memiliki peran vital sebagai pengatur tempo sekaligus pelindung lini belakang. Bersama Pedri, keduanya harus memastikan Spanyol tetap menguasai bola dan memaksa Argentina bertahan lebih dalam.

Guardiola juga menilai Lamine Yamal dapat menjadi pembeda melalui kreativitas dan kemampuannya dalam duel satu lawan satu di sektor sayap.

Menurutnya, keseimbangan antara penguasaan bola, pressing tinggi, dan efektivitas saat memasuki sepertiga akhir lapangan akan menjadi resep terbaik untuk menundukkan Albiceleste.

Guardiola Minta Spanyol Bermain dengan Identitasnya

Sebagai pelatih yang pernah menangani Messi bersama Barcelona selama empat tahun, Pep tent mengetahui setiap aspek yang menjadi kelebihan dan kekurangan kapten Albiceleste itu. Itu kenapa, selain aspek teknis, Guardiola menegaskan Spanyol tidak boleh kehilangan identitas sepak bolanya hanya karena menghadapi Argentina.

Filosofi permainan berbasis penguasaan bola harus tetap dipertahankan, tetapi dengan tujuan yang jelas untuk menciptakan peluang, bukan sekadar mempertahankan bola.

Pendekatan tersebut memang selama ini menjadi ciri khas Guardiola dalam melatih berbagai klub elite Eropa, termasuk Barcelona, Bayern Munich, dan Manchester City.

Guardiola Tetap Kagumi Lionel Messi

Meski memberikan dukungan terhadap Spanyol, Guardiola tetap melontarkan pujian kepada Lionel Messi yang akan menjalani salah satu laga terbesar dalam karier internasionalnya.

Guardiola menilai kemampuan Messi membaca permainan tetap berada pada level tertinggi meski usianya telah menginjak 39 tahun.

"Messi masih mampu mendominasi pertandingan di level ini karena pemahamannya terhadap permainan benar-benar luar biasa," ujar Guardiola saat membahas performa kapten Argentina di Piala Dunia 2026.

Luis de la Fuente Tak Ingin Fokus Berlebihan kepada Messi

Sementara itu, pelatih Spanyol Luis de la Fuente mengakui Messi tetap menjadi ancaman utama Argentina. Namun, ia memastikan timnya tidak akan menerapkan penjagaan khusus terhadap sang megabintang.

"Kami akan memperhatikan Messi, tetapi bukan dengan penjagaan satu lawan satu. Kami harus menghadapinya sebagai sebuah tim," ujar De la Fuente.

Ia juga memastikan kondisi Lamine Yamal dalam keadaan baik dan siap tampil maksimal pada laga final.

"Lamine baik-baik saja. Kami mendukungnya tanpa memberikan tekanan berlebihan," kata De la Fuente.

Duel Filosofi Sepak Bola

Pertandingan final diperkirakan menghadirkan duel menarik antara dominasi penguasaan bola ala Spanyol melawan karakter Argentina yang agresif, efektif, dan sangat berbahaya dalam transisi menyerang.

Jika strategi Guardiola berjalan sesuai rencana, Rodri dan Pedri diprediksi akan menjadi pusat permainan La Roja. Sebaliknya, apabila Argentina mampu melepaskan Messi dari tekanan dan memanfaatkan ruang di belakang lini tengah Spanyol, peluang Albiceleste mempertahankan trofi dunia akan semakin terbuka.

Sumber: Tribuna, Soccer Laduma, Reuters, beIN SPORTS

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Terungkap! Pep Guardiola Nyaris Latih Timnas Inggris, Nasib Piala Dunia Bisa Berbeda

Olahraga

FIFA Pilih Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Ini Profil Lengkapnya

Olahraga

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina, Simak 10 Fakta yang Bikin Tambah Ingin Nobar

Olahraga

Argentina Gagalkan Mimpi Inggris Menuju Final Piala Dunia 2026, Albiceleste Menang Dramatis 2-1

Olahraga

Laga Sengit Semi Final: Inggris Kejar Final Kedua, Argentina Incar Gelar Keempat

Olahraga

Semifinal Argentina vs Inggris Diwarnai Polemik, FIFA Pilih Wasit Favorit Messi