UFC

Islam Makhachev Beberkan Alasan di Balik Tekadnya Habisi Ian Garry di UFC 330

Makhachev Incar Kemenangan Cepat atas Garry
Sukri - Selasa, 04 Agustus 2026 20:40 WIB
istimewa
Islam Makhachev akan berhadapan dengan Ian Garry di UFC 330. (Foto: ufc.com telah diedit)

Kitakininews.co.id - Islam Makhachev memastikan dirinya tidak akan mengulangi strategi yang digunakan saat merebut sabuk juara kelas welter UFC dari Jack Della Maddalena. Kali ini, juara asal Dagestan itu bertekad mengakhiri perlawanan Ian Machado Garry sebelum laga memasuki ronde-ronde akhir saat keduanya bentrok di UFC 330.

Dalam wawancara bersama Mike Bohn dari MMA Junkie, Makhachev mengaku sempat mengevaluasi penampilannya saat mengalahkan Della Maddalena. Menurutnya, kala itu ia sengaja bermain aman karena hanya fokus memastikan kemenangan dan mencetak sejarah sebagai juara di dua divisi UFC.

"Saya menonton ulang pertarungan melawan Jack. Sejujurnya saya tidak terlalu menyukai penampilan saya. Saat itu tujuan saya hanya satu, menjadi juara di dua divisi. Saya tidak benar-benar mengejar penyelesaian karena saya tahu saya memenangkan setiap ronde dan hanya ingin membawa pulang sabuk kedua," ujar Makhachev.

Petarung berusia 34 tahun itu bahkan yakin hasilnya akan berbeda jika kembali bertemu Della Maddalena.

"Kalau kami bertarung lagi dalam laga biasa, saya yakin bisa menyelesaikannya di ronde mana pun," katanya.

Kepercayaan diri tersebut kini dibawanya menuju pertarungan melawan Ian Machado Garry. Makhachev menegaskan dirinya akan mengambil lebih banyak risiko demi meraih kemenangan lewat penyelesaian, sesuatu yang menurutnya menjadi ciri khas gaya bertarungnya.

"Kali ini saya akan mengambil lebih banyak risiko. Saya memang suka mengakhiri pertarungan. Sejujurnya, sejak takedown pertama saya rasa saya sudah punya peluang untuk menyelesaikan Ian," ucapnya.

Makhachev menilai Garry memiliki kualitas yang berbahaya saat bertarung di atas kaki. Namun, ia melihat kelemahan besar ketika duel memasuki permainan bawah.

"Dia punya striking yang bagus, jangkauan yang panjang, dan pandai mengontrol jarak. Tetapi saya melihat ground game-nya tidak begitu bagus. Begitu saya berhasil membawanya ke bawah, saya yakin pertarungan itu akan selesai," tegas sang juara.

Tak berhenti sampai di situ, Makhachev juga melontarkan sindiran kepada Garry yang belakangan kerap mengeluarkan komentar pedas di berbagai wawancara.

"Saya melihat beberapa wawancaranya. Sejujurnya dia terlihat sangat buruk. Lebih baik dia berlatih lebih banyak daripada terlalu sering memberikan wawancara."

Menurut Makhachev, Garry hanya berusaha membangun citra sebagai sosok antagonis menjelang hari pertandingan, tetapi semua itu tidak terlihat alami.

"Dia selalu mencoba menjadi sosok 'bad guy' saat pekan pertandingan. Tetapi itu hanya akting. Semua orang tahu seperti apa kemampuan ground game-nya."

Juara asal Rusia itu juga menanggapi berbagai ancaman yang kerap dilontarkan lawan-lawannya sebelum masuk ke oktagon.

"Semua orang selalu berkata akan memukul KO saya atau mengalahkan saya. Tetapi ketika pertarungan dimulai, mereka melupakan semua yang mereka katakan."

Meski tiga kekalahan dalam karier profesionalnya terjadi di Amerika Serikat, Makhachev merasa dukungan publik kini berpihak kepadanya.

"Saya memang pernah kalah tiga kali di Amerika Serikat, tetapi sekarang saya merasakan dukungan yang sangat besar dari para penggemar di sana. Menurut saya, penonton di arena nanti akan mendukung saya."

Makhachev juga mengaku semakin menikmati kariernya setelah naik ke kelas welter. Selain puas dengan kontrak baru yang diberikan UFC, ia merasa kondisi fisiknya jauh lebih baik karena tidak lagi dipaksa memangkas berat badan secara ekstrem.

"Saya senang dengan semua yang diberikan UFC kepada saya, termasuk kontrak baru. Saya juga menikmati berada di divisi welter. Saya menikmati setiap hari selama pemusatan latihan karena tidak perlu lagi memotong berat badan terlalu banyak. Saya ingin terus bertarung dan tetap aktif."

Pertarungan UFC 330 akan menjadi laga pertama Makhachev sebagai juara bertahan kelas welter sekaligus awal misinya mempertahankan status sebagai salah satu petarung terbaik di dunia. Di sisi lain, Ian Machado Garry datang dengan ambisi merebut sabuk juara sekaligus menghentikan dominasi Makhachev di atas oktagon.

Duel perebutan gelar tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 15 Agustus 2026, atau Minggu 16 Agustus dini hari WIB di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia, Pennsylvania. Dengan perang komentar yang semakin memanas dan keyakinan tinggi dari kedua kubu, laga ini diprediksi menjadi salah satu pertarungan terbesar UFC sepanjang 2026.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Islam Makhachev Siap Kejar Ian Machado Garry: Dia Sering Berlari, Saya Akan Menangkapnya

Olahraga

Juara UFC Sindir McGregor: Conor Mengalahkan Conor, Selamat Max

Olahraga

Prancis Melaju ke Perempat Final, Penalti VAR Akhiri Perlawanan Gigih Paraguay

Olahraga

Pantai Gading Lolos, Jerman Juara Grup Meski Kalah dari Ekuador

Olahraga

Islam Makhachev Ungkap Nilai Usman Nurmagomedov JIka Gabung ke UFC

Olahraga

Islam Makhachev Tak Khawatir Umar Pilih Jalur Sulit Menuju Sabuk Juara: Dia Bisa Kalahkan Siapa Saja