Kitakininews.co.id - Paris Saint-Germain (PSG) kembali menegaskan dominasinya di sepak bola Eropa setelah menjuarai Piala Super UEFA 2026. Juara Liga Champions itu menaklukkan Aston Villa dengan skor tipis 2-1 dalam laga yang berlangsung di Red Bull Arena, Salzburg, Rabu (12/8) waktu setempat atau Kamis (13/8) WIB.
Kemenangan ini membuat PSG sukses mempertahankan gelar Piala Super Eropa yang mereka raih musim lalu. Klub asal Prancis itu kini sejajar dengan AC Milan dan Real Madrid sebagai tim yang mampu memenangkan trofi tersebut secara beruntun.
PSG langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Dominasi mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-20 melalui Khvicha Kvaratskhelia, yang menuntaskan peluang dengan penyelesaian klinis untuk membawa Les Parisiens unggul 1-0.
Aston Villa tidak menyerah begitu saja. Tepat menjelang turun minum, talenta muda berusia 17 tahun Brian Madjo mencetak gol penyeimbang pada menit ke-45. Gol tersebut tak hanya menghidupkan harapan Villa, tetapi juga membuat Madjo tercatat sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Super UEFA.
Memasuki babak kedua, PSG kembali meningkatkan intensitas permainan. Hasilnya datang pada menit ke-61 ketika Désiré Doué sukses menjebol gawang Aston Villa. Sempat dianulir karena dugaan offside, gol tersebut akhirnya disahkan setelah tinjauan VAR memastikan Doué berada dalam posisi onside. Skor 2-1 bertahan hingga peluit panjang berbunyi.
Meski kalah, Aston Villa memberikan perlawanan sengit. Tim besutan Unai Emery beberapa kali mengancam melalui Emi Buendía dan pemain anyar João Gomes, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat mereka gagal memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Pelatih PSG Luis Enrique memuji karakter dan mentalitas para pemainnya yang mampu mengatasi perlawanan keras Aston Villa meski persiapan tim tidak ideal setelah banyak pemain baru kembali dari Piala Dunia.
"Saya sangat bangga dengan para pemain. Mereka menunjukkan karakter yang luar biasa untuk memenangkan trofi ini," kata Luis Enrique usai pertandingan.
Enrique juga menegaskan bahwa keberhasilan ini menjadi modal penting menghadapi musim baru.
"Setiap trofi itu penting. Kami ingin terus berkembang dan mempertahankan mentalitas juara di setiap kompetisi yang kami ikuti," ujar pelatih asal Spanyol tersebut.
Gelandang muda Désiré Doué yang mencetak gol kemenangan mengaku puas bisa membantu tim membuka musim dengan gelar.
"Kami ingin memenangkan segalanya musim ini. Memulai dengan trofi seperti ini memberikan kepercayaan diri yang besar," kata Doué.
Keberhasilan ini menjadi trofi ke-13 Luis Enrique sejak menangani PSG pada 2023, sekaligus mempertegas status Les Parisiens sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa. Dengan koleksi gelar yang terus bertambah, PSG kini mengalihkan fokus untuk menghadapi kompetisi domestik dan mempertahankan dominasi mereka di Liga Champions musim 2026/2027.
Sumber: Reuters, The Guardian, World Soccer Talk