Kitakininews.co.id -
Gadzhi Rabadanov kembali menunjukkan mengapa dirinya masih menjadi salah satu petarung paling berbahaya di kelas ringan Professional Fighters League (PFL). Petarung asal Dagestan itu menghentikan
Tracy Reeder pada ronde pertama dalam duel co-main event
PFL Tampa di Benchmark International Arena, Tampa, Florida, Sabtu (22/8/2026) atau MInggu (23/8/2026) pagi WIB.
Rabadanov, rekan seperguruan juara kelas welter UFC di Sekolah MMA Nurmagomedov itu tampil dominan sejak awal pertarungan. Menghadapi Reeder yang turun dengan modal lima kemenangan beruntun, petarung yang dikenal dengan kemampuan grappling kuat tersebut tidak memberi kesempatan lawannya mengembangkan permainan.
Pertarungan berlangsung singkat. Rabadanov lebih dulu memanfaatkan pukulan jab untuk menjaga jarak sekaligus membuka pertahanan Reeder. Setelah mendapatkan momentum, ia membawa pertarungan ke bawah dan mulai mengontrol posisi dari atas.
Tekanan Rabadanov kemudian membuat Reeder kesulitan keluar dari kendali. Serangan demi serangan dilancarkan dari posisi dominan hingga wasit menghentikan pertarungan pada ronde pertama. Hasil tersebut mempertegas kualitas Rabadanov sebagai salah satu lightweight elite PFL.
Kemenangan tersebut sekaligus menjadi lanjutan momentum positif bagi Rabadanov. Sebelumnya, ia mengalahkan Aleksandr Chizov melalui keputusan mutlak pada Mei 2026. Petarung Dagestan itu juga pernah mencatat kemenangan cepat atas Marc Diakiese dan Kevin Lee pada perjalanan PFL 2025.
Rabadanov datang ke Tampa sebagai mantan juara dunia lightweight PFL 2024. Ia juga menempati posisi No. 2 dalam peringkat kelas ringan ketika menghadapi Reeder. PFL sebelumnya mengumumkan Reeder sebagai pengganti Jakub Kaszuba, sehingga duel tersebut menjadi debutnya bersama promosi PFL.
Reeder sebenarnya bukan lawan yang datang tanpa ancaman. Petarung Amerika Serikat itu memasuki pertarungan dengan lima kemenangan berturut-turut, seluruhnya diraih lewat penyelesaian sebelum batas waktu. Namun, menghadapi pengalaman dan tekanan Rabadanov terbukti menjadi tantangan berbeda.
Dengan kemenangan ini, rekor profesional Rabadanov kini meningkat menjadi 28 kemenangan, lima kekalahan dan dua hasil imbang. Rekor PFL-nya juga menjadi 8-1.
Kemenangan cepat tersebut menjadi pernyataan penting bagi Rabadanov. Setelah kembali ke jalur kemenangan pada Mei, ia kini menambah satu kemenangan impresif dan kembali memperkuat posisinya dalam persaingan menuju puncak kelas ringan PFL.
Sementara itu, kekalahan dari Rabadanov menghentikan momentum lima kemenangan beruntun Reeder. Meski demikian, duel melawan mantan juara PFL tersebut menjadi ujian besar sekaligus pengalaman berharga dalam debutnya di panggung PFL.
Sumber: MMA News, Sherdog, Combat Press