Kitakininews.co.id - Manchester City mengawali kiprahnya di Liga Champions 2026/2027 dengan kemenangan penting. Bertandang ke Estadio do Dragao, The Citizens mengalahkan FC Porto 2-0, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Manchester City seluruhnya dicetak Erling Haaland. Penyerang asal Norwegia itu membuka keunggulan pada menit ke-47 sebelum memastikan kemenangan lewat gol keduanya pada menit ke-90+1. Hasil tersebut sekaligus menjadi kemenangan pertama Enzo Maresca di Liga Champions sebagai pelatih Manchester City.
Pertandingan berlangsung dalam kondisi hujan deras. Porto yang belum terkalahkan di kandang sepanjang 2026 tampil berani sejak awal dan mencoba menekan City dari lini depan.
Namun, Manchester City justru menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Diogo Costa menjadi alasan Porto mampu menjaga gawangnya tetap bersih pada babak pertama. Kiper Portugal tersebut beberapa kali melakukan penyelamatan penting, termasuk menggagalkan peluang Haaland dan Rayan Cherki.
City akhirnya memecah kebuntuan dua menit setelah babak kedua dimulai. Rayan Cherki melakukan penetrasi ke kotak penalti sebelum mengalirkan bola kepada Enzo Fernandez. Umpan tersebut kemudian disambut sundulan Haaland yang menghujam ke gawang Porto.
Tuan rumah tidak tinggal diam. Porto meningkatkan tekanan dan sempat membuat City berada dalam situasi sulit selama sekitar 25 menit setelah gol tersebut. Namun, lini belakang tim tamu mampu bertahan.
Maresca kemudian melakukan perubahan dengan memasukkan Elliot Anderson dan Iliman Ndiaye. Pergantian tersebut membantu City mendapatkan kembali kontrol permainan sekaligus memberikan energi baru ketika Porto mulai meningkatkan serangan.
Pada masa tambahan waktu, Haaland kembali mencatatkan namanya di papan skor. Bola yang belum berhasil dibersihkan Porto dimanfaatkan Rayan Ait-Nouri untuk memberikan umpan tarik. Haaland langsung menyambar bola dan mengubah skor menjadi 2-0.
Usai pertandingan, Maresca mengakui City sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol.
"Saya pikir kami bisa mencetak lebih banyak gol, terutama pada babak pertama," ujar Maresca kepada Prime Video. Ia menilai City menciptakan cukup banyak peluang untuk memenangkan pertandingan.
Maresca juga mengakui atmosfer di Dragao memang membuat pertandingan semakin berat.
"Normal untuk datang ke sini dan berada di bawah tekanan, merasakan atmosfernya," katanya.
Namun, ia menegaskan Porto tidak terlalu banyak menciptakan peluang bersih. Pelatih asal Italia itu juga memberikan pujian khusus kepada Ayyoub Bouaddi. Gelandang berusia 18 tahun tersebut menjalani debut penuh di Liga Champions dan tampil tenang di lini tengah.
"Dia tidak pernah panik, dia sangat bagus. Penampilannya luar biasa," kata Maresca.
Bagi Haaland, kemenangan tersebut terasa semakin istimewa. Ia kini telah mencetak 167 gol untuk Manchester City dan semakin mengukuhkan dirinya sebagai salah satu pencetak gol terbesar dalam sejarah klub.
Kemenangan atas Porto membuat City mengawali era Maresca di Liga Champions dengan sempurna. Tantangan berikutnya akan semakin berat, tetapi kemenangan di kandang Porto menjadi modal berharga untuk membangun kepercayaan diri menghadapi persaingan panjang musim ini.
Sumber:Manchester City, Reuters, The Guardian, ESPN, The Independent.