Kitakininews.co.id - Chelsea mencatat kemenangan dramatis 6-3 atas Leeds United dalam babak ketiga Carabao Cup 2026/2027 di Stamford Bridge, Kamis (10/9/2026) dini hari WIB.
Pertandingan berlangsung seperti roller coaster. Chelsea sempat tertinggal dua gol sebelum melakukan comeback luar biasa pada babak kedua dan mencetak enam gol hanya dalam 41 menit.
Leeds lebih dulu mengejutkan tuan rumah pada menit ke-23. Tarik Muharemovic memanfaatkan situasi sepak pojok untuk membawa tim tamu unggul 1-0. Chelsea kesulitan mengembangkan permainan setelah Xabi Alonso melakukan sembilan perubahan dalam starting XI.
Situasi semakin buruk bagi Chelsea dua menit setelah babak kedua dimulai. Brenden Aaronson menggandakan keunggulan Leeds menjadi 2-0 pada menit ke-48.
Alonso langsung melakukan perubahan besar saat jeda dengan memasukkan Cole Palmer, Morgan Rogers, Pedro Neto dan Reece James. Keputusan tersebut akhirnya mengubah jalannya pertandingan.
Palmer memperkecil ketertinggalan lewat penalti pada menit ke-53. Hanya berselang dua menit, pemain timnas Inggris itu kembali mencetak gol untuk membuat skor menjadi 2-2.
Chelsea kemudian benar-benar berbalik unggul. Pedro Neto mencetak gol pada menit ke-60, sebelum Danny Welbeck memperlebar jarak menjadi 4-2 lima menit kemudian.
Leeds belum menyerah. Dominic Calvert-Lewin mencetak gol pada menit ke-75 sehingga kedudukan berubah menjadi 4-3. Namun, Chelsea kembali menjauh melalui Valentin Barco pada menit ke-80.
Welbeck akhirnya memastikan kemenangan Chelsea pada masa injury time. Gol keduanya sekaligus mengunci skor 6-3 dan membawa The Blues melangkah ke babak berikutnya.
Alonso mengakui keputusan melakukan banyak rotasi menjadi salah satu penyebab Chelsea tampil buruk pada babak pertama. Ia bahkan mengambil tanggung jawab penuh atas kondisi tersebut.
"Ada banyak perubahan. Ada risiko. Pertandingan tidak berjalan sesuai yang kami rencanakan, jadi kami harus berubah. Aku bertanggungjawab dengan yang terjadi di babak pertama," kata Alonso melansir Sky Sports.
Pelatih asal Spanyol itu juga memuji reaksi para pemain setelah tertinggal 0-2.
"Di babak kedua, kami menunjukkan reaksi bagus setelah kebobolan gol kedua. Kami terus maju, dan sangat penting untuk mempercayai dan membuat kerumunan (fans) semangat. Mereka banyak membantu kami," katanya.
Alonso menjelaskan bahwa empat pemain yang masuk pada babak kedua diminta meningkatkan energi, agresivitas, tempo dan duel. Strategi tersebut terbukti berhasil mengubah pertandingan secara drastis.
Kemenangan ini memperlihatkan dua wajah Chelsea era Alonso. Di satu sisi, lini serang mereka sangat berbahaya ketika para pemain utama masuk. Palmer mencetak dua gol, sementara Rogers tampil luar biasa dengan kontribusi assist dalam beberapa gol Chelsea.
Namun, kemenangan tersebut juga menyisakan pekerjaan rumah. Pertahanan Chelsea kembali terlihat rapuh dan Leeds mampu mencetak tiga gol. Alonso kini harus mencari keseimbangan antara permainan menyerang yang agresif dan pertahanan yang lebih solid.
Sumber: Sky Sports, Chelsea FC