Kitakininews.co.id - PSMS Medan mengawali perjuangannya di kompetisi Liga 2 Championship 2026/2027 dengan ambisi membawa pulang poin dari markas Sumsel United. Kedua tim akan bertemu di Stadion Gelora Bumi Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (13 September 2026) pukul 15.30 WIB.
Laga perdana ini menjadi tantangan tersendiri bagi Ayam Kinantan. Bermain di hadapan pendukung lawan tentu menghadirkan tekanan berbeda, terlebih PSMS memiliki catatan tandang yang ingin diperbaiki saat berhadapan dengan Sumsel United.
Secara statistik, PSMS memiliki modal cukup positif dalam tiga pertemuan terakhir. Tim kebanggaan masyarakat Medan tersebut mampu mengamankan dua kemenangan. Meski demikian, masih ada satu catatan yang belum terlupakan, yakni kegagalan meraih kemenangan ketika bermain di kandang Sumsel pada musim sebelumnya.
Catatan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi skuad besutan Eko Purdjianto. PSMS ingin memulai perjalanan musim baru dengan hasil positif sekaligus memperbaiki hasil kurang maksimal yang pernah didapat di Palembang.
Target tiga poin pun menjadi incaran utama. Namun, apabila kemenangan belum dapat diwujudkan, membawa pulang satu poin tetap dianggap sebagai hasil berharga dari laga tandang pertama musim ini.
Pelatih PSMS Medan Eko Purdjianto memastikan anak asuhnya sudah menjalani persiapan secara matang sejak masa pramusim. Ia menyadari pertandingan pembuka kompetisi selalu memiliki tantangan tersendiri, tetapi timnya datang ke Palembang dengan target jelas.
"Kita tahu laga awal tidak mudah, tapi kita datang ke sini untuk dapat poin. Tiga poin lebih bagus buat kita," kata Eko dalam konferensi pers jelang pertandingan, Sabtu (12 September 2026).
PSMS tiba di Palembang sekitar pukul 15.00 WIB dan kemudian langsung menjalani latihan. Meski waktu persiapan di lokasi pertandingan cukup singkat, Eko tidak menganggap hal tersebut sebagai kendala. Menurutnya, persiapan yang dilakukan dalam beberapa bulan sebelumnya menjadi modal menghadapi pertandingan.
"Kondisi tim sangat siap. Kita melakukan pre-season dengan bagus untuk beberapa bulan untuk menghadapi kompetisi Liga 2. Besok kita akan menghadapi lawan bersama-sama. Bismillah yang terbaik," ujarnya.
Eko juga membawa 22 pemain untuk menghadapi Sumsel United. Seluruh pemain yang masuk dalam rombongan dipastikan berada dalam kondisi sehat, termasuk kapten sekaligus pemain senior Rachmat Hidayat.
"Kita bawa 22 pemain, alhamdulillah mereka semua sehat, termasuk Rachmat Hidayat," tutur Eko yang memasuki musim keduanya menangani PSMS.
Keyakinan serupa disampaikan Manahati Lestusen. Pemain senior PSMS itu menilai kedatangan tim pada sore hari tidak akan mengurangi kesiapan mereka menghadapi pertandingan sehari kemudian.
"Kami baru sampai sini jam 3 (sore), tapi itu tidak jadi masalah buat kami untuk besok menampilkan permainan yang terbaik dan semoga bisa mendapatkan hasil yang terbaik, tiga poin," kata Manahati.
Manahati juga meminta rekan-rekannya menjaga konsentrasi sejak awal hingga pertandingan berakhir. Menurutnya, kewaspadaan menjadi salah satu kunci agar PSMS mampu mengamankan hasil sesuai target.
"Mungkin dari kami dan teman-teman, kami lebih fokus dan berhati-hati untuk pertandingan besok. Jadi, kami bisa lebih fokus untuk meraih poin," tegasnya.