Pegadaian Championship

Coach Eko Bongkar Penyebab Kegagalan PSMS Menang dari Sumsel United

Eko Purdjianto Sebutkan 3 Hal Penyebab PSMS Main Imbang Kontra Sumsel
Sukri - Minggu, 13 September 2026 19:49 WIB
istimewa
Striker PSMS Javier SIveria berduel udara dengan pemain Sumsel United. (Foto: official_psmsmedan/Instagram)

Kitakininews.co.id - PSMS Medan membawa sejumlah pekerjaan rumah setelah bermain imbang 2-2 melawan Sumsel United pada laga perdana Pegadaian Championship 2026/2027. Evaluasi langsung dilakukan Ayam Kinantan sebelum menjamu Persiku Kudus di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026) pukul 15.30 WIB.

PSMS sebenarnya mengawali pertandingan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, dengan sangat baik. Dua gol melalui Phillerson Oliveira dari titik penalti dan Javier Siverio membuat PSMS unggul 2-0 pada babak pertama.

Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan. Sumsel United mencetak dua gol pada babak kedua melalui Fajar Firdaus dan Hibiki Mochizuki. Kondisi PSMS semakin sulit setelah kiper Rudi N Razak mendapat kartu merah.

Pelatih PSMS, Eko Purdjianto, menilai persoalan utama yang harus segera dibenahi adalah konsistensi permainan. Menurutnya, tim kehilangan fokus pada awal babak kedua sehingga momentum berbalik kepada tuan rumah.

"Babak kedua tadi saya sampaikan kita harus konsisten. Kita lengah di menit pertama babak kedua sehingga terjadinya gol, tambah satu gol lagi dan ada kartu merah," kata Eko seusai pertandingan.

Eko mengakui PSMS sebenarnya tampil dominan pada babak pertama dan memiliki banyak peluang. Namun, permainan setelah turun minum tidak sesuai dengan yang diharapkan.

"Kita tampil dominan dan banyak peluang. Di babak kedua kita lengah, kurang konsisten," ujarnya.

Selain masalah konsentrasi, Eko juga menyoroti keputusan pemain yang terlalu terburu-buru dalam memainkan bola. Kondisi tersebut membuat PSMS kesulitan mempertahankan kendali pertandingan ketika Sumsel United mulai meningkatkan tekanan.

"Babak kedua terlalu buru-buru, memberikan bola buru-buru selalu ke depan. Ditambah gol pertama dari Sumsel menambah lose konsentrasi kita," ungkapnya.

Evaluasi tersebut menjadi penting karena PSMS akan menjalani laga kandang pertamanya melawan Persiku Kudus. Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, Ayam Kinantan dituntut tampil lebih stabil sekaligus mengamankan kemenangan di hadapan pendukung sendiri. Eko memastikan hasil di Palembang menjadi bahan pembelajaran bagi tim.

"Pertandingan seru di laga awal away tidak mudah, tapi pemain telah berusaha untuk mendapatkan tiga poin. Yang terjadi adalah kita dapat satu poin," katanya.

Menurut Eko, kartu merah Rudi juga memberikan pengaruh besar terhadap permainan tim. Karena itu, PSMS harus mengurangi kesalahan yang dapat merugikan tim ketika menghadapi Persiku.

"Terjadinya kartu merah juga sangat berpengaruh kepada tim, tapi kita bersyukur pemain sudah maksimal. Ke depannya kita perbaiki," tegas Eko.

Sementara itu, kapten PSMS Manahati Lestusen menegaskan target tim sejak awal adalah membawa pulang tiga poin dari Palembang. Namun, satu poin tetap disyukuri sembari melakukan pembenahan sebelum pertandingan berikutnya.

"Kita di sini fokus ambil tiga poin, cuma di pertandingan kita dapat satu poin. Kita syukuri hasilnya, mungkin next selanjutnya kita akan perbaiki apa yang jadi kekurangan kita," kata Manahati.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

PSMS Medan Berbagi Poin Kontra Sumsel United, Unggul Dua Gol Berakhir Imbang 2-2

Olahraga

Sumsel United vs PSMS Babak Pertama, Ayam Kinantan Unggul Dua Gol

Olahraga

PSMS Medan Bidik 3 Poin, Misi Balas Kekalahan di Markas Sumsel United

Olahraga

PSMS vs Sumsel United Mendadak Sore, Kabut Asap Jadi Penyebab!

Olahraga

PSMS Dituding Tunggak Gaji, Fendi Jonathan Bongkar Fakta Sebenarnya

Olahraga

PSMS Medan Lengkapi 30 Pemain untuk Championship 2026/2027