AHY Cup II Jadi Panggung Bibit Muda Sepak Bola Medan

AHY Cup II Jadi Panggung Bibit Muda Sepak Bola Medan
Sukri - Sabtu, 19 September 2026 19:46 WIB
istimewa
Pelepasan balon udara menandai dimulainya turnamen sepakbola yang diikuti 24 SSB pada AHY Cup II U-12, menjadi panggung pembinaan dan pencarian bibit sepak bola muda Medan.(Foto: dok. panitia)

Kitakininews.co.id - Sebanyak 24 Sekolah Sepak Bola (SSB) dari berbagai penjuru Kota Medan ambil bagian dalam Festival Sepak Bola AHY Cup II U-12 2026. Ajang yang digelar DPC Partai Demokrat Kota Medan tersebut berlangsung di Lapangan Sejati Medan, 19-20 September 2026.

Festival ini menjadi ruang bagi pesepak bola usia dini untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus menunjukkan kemampuan di hadapan pelatih dan pencinta sepak bola.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Medan, Iswanda Ramli, mengatakan penyelenggaraan AHY Cup merupakan bagian dari perhatian terhadap pembinaan pemain sejak usia dini. Seperti edisi pertama, peserta tahun ini juga tidak dipungut biaya pendaftaran.

"Tidak ada melibatkan pendaftaran. Baik AHY Cup 1 dan 2. Sepak bola diutamakan dari usia dini. Kita under 12," kata pria yang disapa Nanda, Sabtu (19/9/2026) di sela pembukaan.

Menurut Nanda, keberadaan SSB sangat penting dalam membangun fondasi sepak bola Kota Medan. Karena itu, ia berharap pemerintah turut hadir memberikan dukungan agar aktivitas pembinaan tidak berhenti pada latihan dan turnamen semata.

Ia bahkan mendorong DPRD Kota Medan memasukkan dukungan untuk SSB dalam penganggaran daerah. Nanda menilai bantuan tersebut dapat membantu klub-klub usia dini memenuhi kebutuhan latihan dan kompetisi.

"Ke depan kami sarankan dari DPRD tolong dianggarkan SSB ke Kota Medan. Saya dulu juga pendiri SSB. Banyak melahirkan pemain sepak bola. Tapi SSB tidak pernah dibantu pemerintah," ujarnya.

Nanda berharap perhatian tersebut tidak hanya menyasar kelompok U-12, tetapi juga kelompok usia yang lebih tinggi seperti U-15 dan U-17. Kompetisi antarklub juga dinilai perlu mendapat dukungan.

"Hari ini kita harap ada anggaran ada SSB. Rp10 juta saja setiap tahun biar anak-anak ini bisa berlatih dengan baik," katanya.

Harapan serupa disampaikan kepada DPRD Sumatera Utara agar pembinaan sepak bola usia muda turut menjadi perhatian dalam penyusunan anggaran.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan, T. Chairuniza, mengapresiasi pelaksanaan AHY Cup II. Menurutnya, festival usia dini memiliki makna lebih luas karena menjadi tempat anak-anak membangun kemampuan sekaligus karakter.

"Festival ini bukan sekadar kompetisi. Mengembangkan bakat dan karakter. Usia dini harus terus kita dukung menjadi generasi percaya diri dan berprestasi," ujarnya.

Chairuniza juga menekankan pentingnya pendataan dan verifikasi SSB di Kota Medan. Langkah tersebut dinilai dapat membantu pemerintah menyusun program pembinaan yang lebih terarah.

"Perlu data SSB juga ini. Harus kita verifikasi. Mari kita bekerja sama sehingga kita bisa membangun karena bibit," katanya.

Ketua Panitia AHY Cup II, Antonius Simamora, menyebut 24 tim menjadi peserta festival tahun ini. Ia berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan menghasilkan pemain-pemain potensial.

"Semoga semuanya dapat berjalan lancar dan melahirkan pesepak bola muda di Kota Medan," ujarnya.

Mantan pemain PSMS Medan, Badia Raja, turut memberikan perhatian terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia menyebut kompetisi usia dini merupakan bagian penting dalam membangun sepak bola dari level grassroot.

"Olahraga sepak bola ini menyentuh kepada level yang paling rendah. Lapangan Sejati ini lapangan awal kami merumput di sini. Kami mulai dengan kaki ayam 50 tahun silam. Medan Putra dan Kinantan," ujar Badia.

Menurut Badia, Lapangan Sejati memiliki cerita panjang dalam perjalanan sepak bola Medan. Karena itu, ia berharap tempat tersebut kembali melahirkan pemain-pemain yang kelak mampu menembus level nasional.

"Mudah-mudahan ada yang jadi pemain nasional," katanya.

Ia juga menilai pengalaman bertanding sejak usia 12 tahun sangat penting bagi perkembangan anak. Mereka bukan hanya belajar bermain, tetapi mulai mengenal atmosfer pertandingan resmi.

"Dari lapangan ini, di sini mulai anak-anak usia 12 tahun mulai mengikuti pertandingan resmi, pakai wasit, komdis. Inilah grassroot. Usia ini merasakan kebahagiaan. Biarkan mereka merdeka main bola," ujarnya.

AHY Cup II secara resmi dibuka Wakil Ketua Bapilu Demokrat Sumut, Heri Siswan. Kehadiran 24 SSB membuat festival ini sekaligus menjadi ajang memperluas pengalaman kompetitif pemain muda sekaligus mencari bibit potensial dari Kota Medan.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

SAPMA LMP PTKI Medan Bagikan 300 Paket Makanan, Perkuat Silaturahmi dan Soliditas Kader

Olahraga

Nonton Duluan Film Memburu Pemangsa di Cinepolis Plaza Medan Fair Medan, Penonton: Memberikan Energi Besar

Olahraga

Persiku Kudus Bawa Amunisi 2 Asing Baru Tantang PSMS Medan

Olahraga

PSMS Medan Bidik Tiga Poin, Persiku Kudus Jajal Keangkeran Stadion SUSU

Olahraga

Terdakwa Penggelapan Rp6,3 Miliar Dituntut 3,5 Tahun, Korban Minta Hakim Konsisten

Olahraga

Jembatan Perintis Kelurahan Mangga Resmi Dibuka untuk Perkuat Mobilitas Medan Tuntungan