Kitakininews.co.id -MEDAN : Di bawah langit pagi yang cerah di Kompleks CBD Polonia, Medan, Minggu, 27 September 2026, ratusan warga bergerak perlahan dalam irama yang sama. Tangan mengayun lembut, tubuh meregang, sementara tarikan dan hembusan napas dilakukan secara teratur.
Pagi itu, Rumah Aspirasi dr. Sofyan Tan menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai kalangan dalam kegiatan bertajuk "Senam Tai Chi Sehat dan Harmonis".
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI bersama Komisi X DPR RI dalam rangka menggaungkan kampanye Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (Gemar).
Suasana yang semula riuh perlahan berubah menjadi lebih tenang ketika musik mulai mengalun. Para peserta dari berbagai komunitas Senam Tai Chi mengikuti gerakan secara serempak.
Gerakan Tai Chi yang lembut dan mengayun tersebut tetap membutuhkan kekuatan serta kelenturan tubuh. Setiap gerakan dilakukan dengan mengatur pernapasan, menciptakan suasana olahraga yang tidak hanya berfokus pada aktivitas fisik, tetapi juga ketenangan pikiran.
Kegiatan semakin semarak dengan kehadiran atlet nasional wushu yang telah berkiprah selama lebih dari dua dekade, Dwi Arimbi, serta praktisi seni bela diri Heriyanto. Sejumlah sasana dan komunitas Tai Chi dari Kota Medan dan Deli Serdang juga turut hadir.
Bagi para peserta, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi antar-komunitas yang memiliki ketertarikan terhadap olahraga bernuansa meditasi tersebut.
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr. Sofyan Tan, dalam sambutannya mengatakan Tai Chi tidak sekadar aktivitas fisik. Menurutnya, olahraga tersebut memadukan unsur meditasi dan seni bela diri yang dapat membantu menciptakan keseimbangan antara tubuh dan pikiran.
"Tai Chi itu pada dasarnya adalah gabungan antara meditasi dan seni bela diri. Gerakannya yang lentur dan mengayun membuat aliran darah di dalam pembuluh darah kita bekerja dengan sangat lancar tanpa hambatan atau sumbatan. Ketika darah mengalir lancar, oksigen terbawa dengan sempurna ke seluruh sel tubuh hingga ke otak," ujar Sofyan Tan di hadapan peserta.
Ia juga menjelaskan bahwa menurutnya aktivitas fisik dan pengaturan pernapasan dalam Tai Chi memberikan sejumlah manfaat bagi kebugaran tubuh. Ia mengaitkannya dengan proses regenerasi sel dan kondisi tubuh yang terlihat lebih bugar.
Sofyan Tan bahkan menyinggung penampilan sejumlah praktisi dan atlet Tai Chi yang menurutnya tetap terlihat bugar meski telah lama menjalani latihan.
Lebih lanjut, Sofyan Tan menyebut Tai Chi juga dapat menjadi bagian dari pola hidup aktif untuk membantu menjaga kebugaran, termasuk kesehatan jantung, pengelolaan berat badan dan pembentukan postur tubuh.
Namun, dari berbagai manfaat tersebut, Sofyan Tan menilai kemampuan mengelola stres menjadi salah satu hal yang penting bagi masyarakat perkotaan.
"Yang paling luar biasa, Tai Chi itu bisa membebaskan kita dari stres. Karena ada unsur meditasinya, pikiran menjadi jauh lebih tenang, kita menjadi lebih sabar, riang, gembira, dan tidak mudah marah. Orang yang main Tai Chi itu bawaannya selalu ceria," ujarnya.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para peserta yang mengikuti kegiatan sejak pagi.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Rumah Aspirasi dr. Sofyan Tan Finche Kosmanto, Tenaga Ahli DPR RI Lisnawati Ginting, Pandapotan Tamba dan Rektor Universitas Satya Terra Bhinneka Bobby Christian Halim.