UEFA Nations League

Spanyol Comeback, Inggris Tumbang 2-3 di Wembley

Spanyol Comeback Dramatis, Inggris Tumbang di Wembley
Sukri - Minggu, 27 September 2026 13:00 WIB
istimewa
Oyarzabal mencetak gol kemenangan dramatis Spanyol atas Inggris. (Foto: uefaeuro/Instagram)

Kitakininews.co.id - Spanyol membuka UEFA Nations League 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. La Roja menundukkan Inggris 3-2 di Wembley Stadium, London, Sabtu (26/9/2026), setelah sempat tertinggal 1-2 pada babak pertama.

Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Spanyol langsung mengejutkan tuan rumah ketika Lamine Yamal mencetak gol pada menit ke-3. Berawal dari kesalahan Marc Guehi dalam menguasai bola, Yamal merebutnya sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Spanyol unggul.

Inggris kemudian bangkit. Anthony Gordon menyamakan kedudukan pada menit ke-36 setelah memanfaatkan ruang di pertahanan Spanyol. Empat menit berselang, Harry Kane membawa The Three Lions berbalik unggul 2-1 setelah sundulannya mengenai Marc Cucurella sebelum masuk ke gawang.

Momentum Inggris sebenarnya semakin besar pada awal babak kedua. Kane mendapat kesempatan melalui tendangan penalti pada menit ke-54 setelah Rodri melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Namun, eksekusi kapten Inggris tersebut membentur mistar.

Kegagalan itu menjadi titik penting pertandingan. Spanyol memanfaatkannya untuk kembali mengambil kendali. Álex Baena, yang masuk pada menit ke-55, menyamakan skor menjadi 2-2 pada menit ke-60.

Pergantian pemain Luis de la Fuente kembali menghasilkan dampak besar. Mikel Oyarzabal juga masuk pada menit ke-55 dan menjadi penentu kemenangan Spanyol melalui gol pada menit ke-74. Pemain Real Sociedad itu kembali menghukum Inggris, setelah sebelumnya mencetak gol kemenangan Spanyol dalam final Euro 2024.

Thomas Tuchel mengakui awal pertandingan menjadi masalah besar bagi timnya. Namun, pelatih Inggris itu menilai anak asuhnya mampu memberikan respons kuat setelah tertinggal.

"Awal yang buruk, awal terburuk yang mungkin terjadi. Itu membuat segalanya sangat sulit melawan tim seperti ini," ujar Tuchel kepada ITV.

Menurut Tuchel, Inggris justru mampu menguasai pertandingan setelah 10 menit pertama.

"Setelah menit ke-10, saya pikir kami adalah tim yang lebih baik. Kami masih membuat dua atau tiga kesalahan besar dan memberikan peluang besar, tetapi secara keseluruhan kami lebih baik dan mendominasi," katanya.

Tuchel juga menyoroti kegagalan penalti Kane. "Sayangnya kami tidak bisa mengonversi penalti yang mungkin menjadi momen penentu," ujarnya.

Di kubu Spanyol, kemenangan tersebut memperpanjang rekor tidak terkalahkan La Roja menjadi 39 pertandingan, sebuah rekor bagi tim Eropa. De la Fuente sebelumnya menegaskan bahwa timnya tidak datang ke Wembley dengan rasa puas setelah menjadi juara dunia.

Kemenangan 3-2 membuat Spanyol mengawali persaingan Grup A3 dengan tiga poin, sementara Inggris harus menerima kekalahan dalam pertandingan pembuka. Pelajaran terbesar bagi Inggris adalah mahalnya kesalahan individu, sedangkan Spanyol menunjukkan kemampuan bangkit ketika momentum pertandingan berbalik.

Sumber: UEFA.com, RFEF resmi, Sports Mole, Channel TV

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Zidane Puas Prancis Kalahkan Turki 1-0, Soroti Taktik hingga Cedera Mbappe

Olahraga

Prancis Era Zidane Hadapi Turki, Ujian Berat di Kocaeli

Olahraga

Belanda Selamatkan Debut Xavi, Gakpo Gagalkan Kemenangan Klopp

Olahraga

Belanda vs Jerman: Duel Debut Pembuktian Xavi dan Klopp di Nations League

Olahraga

Jadwal Lengkap UEFA Nations League 2026/2027, Big Match dan Laga Perdana

Olahraga

FIFA Ubah Jeda Internasional jadi Penyebab Liga Eropa Libur 16 Hari