UEFA Nations League

Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1, Lamine Yamal Bersinar di Nations League

Lamine Yamal Cetak Brace di Laga Spanyol vs Kroasia
Sukri - Rabu, 30 September 2026 16:15 WIB
istimewa
Lamine Yamal melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Kroasia. (Foto: uefaeuro/Instagram)

Kitakininews.co.id - Spanyol kembali menunjukkan kekuatan mereka di UEFA Nations League 2026/2027. La Roja menghajar Kroasia 4-1 dalam pertandingan Grup A3 di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, Sevilla, Selasa (29/9/2026) malam waktu setempat.

Kemenangan ini semakin istimewa karena menjadi pertandingan kandang pertama Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026. Lamine Yamal tampil sebagai bintang dengan mencetak dua gol, sementara Marc Pubill dan Nico Williams turut menyumbangkan gol.

Hasil tersebut sekaligus memperpanjang rekor tidak terkalahkan Spanyol menjadi 40 pertandingan dan mempertahankan awal sempurna mereka di Grup A3.

Lamine Yamal Jadi Pembeda, Kroasia Tak Berkutik

Spanyol langsung memperlihatkan ambisinya sejak menit pertama. Permainan cepat dan tekanan tinggi membuat Kroasia kesulitan mengembangkan serangan.

Lamine Yamal membuka keunggulan pada awal pertandingan. Pemain Barcelona tersebut kembali memperlihatkan kualitas individunya melalui penyelesaian yang membawa Spanyol unggul.

Marc Pubill kemudian menggandakan keunggulan tuan rumah. Kroasia sempat memberikan perlawanan melalui Dion Beljo yang memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Namun, gol tersebut tidak mengubah kendali pertandingan. Spanyol tetap tampil agresif dan kembali menjauh melalui Nico Williams sebelum Yamal mencetak gol keduanya pada babak kedua.

Gol penutup tersebut memastikan kemenangan 4-1 sekaligus menegaskan kontribusi penting Yamal dalam permainan kolektif La Roja.

Kroasia yang diperkuat sejumlah pemain berpengalaman, termasuk Luka Modric, tidak mampu membendung intensitas permainan Spanyol. Pelatih Slaven Bilic mencoba melakukan perubahan melalui pergantian pemain, tetapi dominasi tuan rumah tetap sulit dihentikan.

De la Fuente Puji Yamal dan Permainan Kolektif

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memberikan apresiasi khusus kepada Lamine Yamal. Namun, ia menegaskan bahwa penampilan pemain muda tersebut tidak bisa dilepaskan dari kontribusinya terhadap kepentingan tim.

"Dia adalah pemain yang sangat murah hati, yang menempatkan bakat individunya untuk kepentingan kelompok," ujar De la Fuente dalam konferensi pers seusai pertandingan.

Ia juga mengungkapkan kebahagiaannya memiliki pemain seperti Yamal dalam skuad Spanyol.

"Merupakan sebuah keberuntungan bagi kami memiliki dia bersama tim nasional. Dia adalah pribadi yang sangat disukai di dalam kelompok," katanya.

De la Fuente juga memberikan perhatian terhadap dukungan suporter yang memenuhi Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan. Ia secara khusus menyampaikan rasa terima kasih kepada masyarakat Sevilla atas atmosfer yang tercipta sepanjang pertandingan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Sevilla atas pertandingan yang begitu emosional ini," kata De la Fuente.

Menurut pelatih berusia 65 tahun tersebut, kemenangan besar tidak membuat Spanyol boleh kehilangan konsentrasi. Ia tetap mengingatkan bahwa sepak bola selalu menghadirkan tantangan dan timnya harus terus memperbaiki sejumlah aspek permainan.

Spanyol memang memperlihatkan kualitas sebagai juara dunia. Namun, pertandingan melawan Kroasia juga menjadi ujian penting dalam menjaga konsistensi setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat.

Spanyol Semakin Kokoh di Grup A3

Tambahan tiga poin membuat Spanyol semakin nyaman memulai perjalanan di UEFA Nations League 2026/2027. Sebelumnya, mereka juga berhasil mengalahkan Inggris 3-2 dalam pertandingan pembuka di Wembley.

Dua kemenangan beruntun tersebut memperlihatkan produktivitas lini serang La Roja yang semakin merata. Tidak hanya Yamal, kontribusi pemain seperti Nico Williams dan Marc Pubill memberikan variasi ancaman bagi pertahanan lawan.

Sementara Kroasia harus segera melakukan evaluasi setelah kekalahan telak tersebut. Kekalahan 1-4 menjadi pekerjaan rumah bagi Bilic, terutama dalam mengantisipasi kecepatan pemain sayap Spanyol.

Sumber: Reuters, RFEF Resmi, UEFA.com

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Inggris Taklukkan Republik Ceko 2-0, Tuchel Temukan Respons Positif The Three Lions

Olahraga

Belgia Tumbang, Jurus Super Sub Zidane Berbuah Gol Kemenangan Olise

Olahraga

Dua Kekalahan Hantam Turki, Montella Akui Masalah Mental dan Fisik

Olahraga

Indonesia vs Malaysia: Derby Panas Perebutan Puncak Grup FIFA ASEAN Cup

Olahraga

Spanyol Comeback, Inggris Tumbang 2-3 di Wembley

Olahraga

Zidane Puas Prancis Kalahkan Turki 1-0, Soroti Taktik hingga Cedera Mbappe