UEFA Nations League

Prancis Ditahan Italia 1-1, Zidane Gagal Pertahankan Rekor Sempurna di UEFA Nations League

Gol Michael Olise dibalas Alessandro Bastoni, Italia mencuri satu poin di Stade de France setelah Gianluigi Donnarumma tampil gemilang.
Sukri - Sabtu, 03 Oktober 2026 14:30 WIB
istimewa
Italia imbangi Prancis 1-1. (Foto: uefaeuro/Instagram)

Kitakininews.co.id - Timnas Prancis harus puas berbagi angka setelah ditahan Italia 1-1 dalam lanjutan UEFA Nations League 2026/2027 di Stade de France, Jumat (2/10/2026) malam waktu setempat atau Sabtu (3/10/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut sekaligus menghentikan catatan kemenangan sempurna Zinedine Zidane sejak menangani Les Bleus. Sebelumnya, Prancis sukses mengalahkan Turki dan Belgia dalam dua pertandingan awal.

Michael Olise sempat membawa tuan rumah unggul melalui tendangan bebas spektakuler pada menit ke-55. Namun, Italia menunjukkan karakter kuat dengan menyamakan kedudukan lewat Alessandro Bastoni pada menit ke-68.

Pertandingan ini juga memperlihatkan perbedaan efektivitas kedua tim. Prancis lebih banyak menguasai bola dan menciptakan peluang, sedangkan Italia tampil disiplin dalam bertahan sekaligus berbahaya ketika mendapatkan kesempatan menyerang.

Menurut laporan pertandingan, Gianluigi Donnarumma menjadi salah satu sosok penting yang menggagalkan sejumlah peluang Prancis.

Olise Buka Keunggulan, Bastoni Jadi Penyelamat Italia

Sejak awal pertandingan, Prancis mencoba mengambil kendali permainan melalui penguasaan bola dan kombinasi serangan dari sektor sayap. Ousmane Dembele dan Desire Doue beberapa kali memberikan ancaman, tetapi pertahanan Italia mampu meredam tekanan.

Memasuki babak kedua, Prancis akhirnya memecah kebuntuan. Michael Olise melepaskan tendangan bebas yang tidak mampu dijangkau Donnarumma. Gol tersebut membuat publik Stade de France bergemuruh.

Namun, keunggulan Prancis tidak bertahan lama. Italia membalas melalui Alessandro Bastoni yang memanfaatkan kesalahan koordinasi pertahanan tuan rumah pada menit ke-68.

Setelah kedudukan imbang, pertandingan semakin terbuka. Donnarumma kembali memperlihatkan kualitasnya dengan menggagalkan peluang Adrien Rabiot dan Eduardo Camavinga.

Situasi semakin sulit bagi Prancis setelah Dayot Upamecano menerima kartu merah akibat dua kali mendapatkan kartu kuning pada menit ke-85. Bermain dengan sepuluh orang membuat Les Bleus kesulitan membangun tekanan hingga pertandingan berakhir 1-1.

Zidane Kecewa, tetapi Bangga dengan Pemainnya

Selepas pertandingan, Zidane mengakui hasil imbang tersebut tidak sesuai harapannya. Meski demikian, mantan pemain Real Madrid itu tetap memberikan apresiasi terhadap penampilan anak asuhnya.

"Saya senang dengan permainan tim, tetapi tidak dengan hasilnya karena menurut saya kami pantas mendapatkan lebih," kata Zidane kepada L'Equipe.

Ia juga menyoroti kegagalan Prancis memanfaatkan peluang untuk mencetak gol kedua.

"Kami memiliki kesempatan mencetak gol kedua, tetapi tidak berhasil melakukannya. Saya benar-benar bangga dengan para pemain saya," ucapnya.

Zidane turut mengakui timnya masih membutuhkan peningkatan, khususnya dalam memanfaatkan ruang di sepertiga akhir lapangan.

"Saya tahu kami akan berkembang," tegasnya.

Mancini Puji Mentalitas Italia

Di kubu Italia, Roberto Mancini menyambut hasil tersebut sebagai perkembangan positif dalam perjalanan timnya.

Mancini menilai menghadapi Prancis di kandangnya bukan perkara mudah. Namun, para pemain mampu memperlihatkan organisasi permainan yang solid.

"Kami tahu pertandingan ini akan sangat sulit, terutama pada awal pertandingan. Kami mampu membatasi peluang mereka meskipun Prancis lebih banyak menguasai bola," ujar Mancini.

Ia juga memuji keberanian pemainnya untuk tetap membangun serangan menghadapi tim yang dihuni banyak pemain berkualitas.

"Tim bermain sebagai sebuah kesatuan. Kami bertahan sebagai tim dan menyerang sebagai tim. Ini benar-benar malam yang positif," katanya.

Hasil ini membuat Prancis tetap memimpin Grup A1 dengan tujuh poin, disusul Belgia enam poin dan Italia empat poin.

Bagi Zidane, hasil tersebut menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi pertandingan berikutnya. Sementara Italia membawa pulang modal kepercayaan diri setelah mampu menahan salah satu kekuatan utama Eropa di kandangnya sendiri.

Sumber: UEFA Nations League, Eurosport

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Belgia Hancurkan Turki 3-0, Kevin De Bruyne Menggila! Van Bommel Puji Permainan Tim, Montella Akui Perbedaan Level

Olahraga

Portugal Hajar Denmark 4-2, Jorge Jesus Buktikan Timnya Tetap Solid Tanpa Cristiano Ronaldo

Olahraga

Cristiano Ronaldo Tinggalkan Skuad Portugal, Jorge Jesus Buka Suara

Olahraga

Inggris Taklukkan Republik Ceko 2-0, Tuchel Temukan Respons Positif The Three Lions

Olahraga

Spanyol Hancurkan Kroasia 4-1, Lamine Yamal Bersinar di Nations League

Olahraga

Belgia Tumbang, Jurus Super Sub Zidane Berbuah Gol Kemenangan Olise