Kitakininews.co.id - PSMS Medan akan menghadapi tuan rumah PSPS Pekanbaru pada lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Kaharuddin Nasution, Rumbai, Pekanbaru, Minggu (11/10/2026) pukul 15.30 WIB. Ayam Kinantan membidik tambahan poin meski harus menghadapi tekanan bermain di kandang lawan.
Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 19.00 WIB itu dimajukan menjadi sore hari. Perubahan waktu kick-off tersebut berkaitan dengan kondisi kabut asap yang disinyalir berpotensi mengganggu jalannya pertandingan.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memastikan timnya telah mempersiapkan diri menghadapi perubahan jadwal tersebut. Ia juga membawa 23 pemain ke Pekanbaru, dengan kondisi skuad yang mulai membaik setelah sejumlah pemain pulih dari cedera.
"Alhamdulillah, banyak pemain yang sudah pulih. Kita membawa 23 pemain dan berharap bisa mendapatkan poin di kandang lawan," ujar Eko, Jumat (9/10/2026).
Eko mengakui perubahan jadwal pertandingan bukan persoalan baru bagi PSMS. Pada laga perdana menghadapi Sumsel United di Palembang, Ayam Kinantan juga harus menyesuaikan diri dengan kick-off yang dimajukan dari pukul 19.00 WIB menjadi 15.30 WIB.
"Besok penerbangan pukul 09.00 WIB. Pertandingan melawan PSPS dipercepat menjadi sore hari. Sebelumnya, saat menghadapi Sumsel United, jadwal juga berubah dari pukul 19.00 menjadi 15.30 WIB. Jadi, kita sudah siap," kata Eko.
Menurutnya, tim pelatih telah menuntaskan persiapan teknis dan taktik sebelum keberangkatan. Latihan terakhir difokuskan pada pemulihan kondisi pemain melalui sesi ringan, setelah sebelumnya tim menjalani latihan dengan materi taktik.
"Tadi latihan ringan, teknik. Untuk taktik sudah dilakukan kemarin," ujarnya.
Meski demikian, Eko belum memastikan seluruh pemain yang mengalami masalah kebugaran bisa diturunkan. Keputusan mengenai kesiapan mereka akan dibicarakan lebih lanjut bersama tim medis.
"Untuk pemain yang kemungkinan belum pulih, nanti kita koordinasikan dengan dokter," katanya.
Rekor Pertemuan BerimbangPSMS memiliki pekerjaan rumah untuk memutus catatan pertemuan yang cenderung berimbang saat menghadapi PSPS. Berdasarkan lima pertemuan terakhir, PSPS hanya mencatat satu kemenangan, sedangkan empat pertandingan lainnya berakhir imbang.
Satu-satunya kemenangan PSPS dalam periode tersebut terjadi di Stadion Kaharuddin Nasution pada 4 Januari 2025. Ketika itu, tuan rumah menang tipis 1-0 atas PSMS. Pertemuan berikutnya di Pekanbaru, 20 September 2025, berakhir dengan skor 3-3.
Dua pertemuan selanjutnya di Medan juga berakhir imbang 1-1, masing-masing pada 19 November 2025 dan 28 Maret 2026. Catatan tersebut memperlihatkan kedua tim kerap kesulitan memisahkan diri dalam persaingan di lapangan.
Namun, PSMS datang dengan modal positif setelah meraih kemenangan beruntun atas Persiku Kudus dengan skor 6-0 dan Persikad Depok 4-0. Hasil tersebut mengantarkan Ayam Kinantan mengoleksi 10 poin dan memimpin klasemen sementara Grup A, sementara PSPS membuntuti dengan sembilan poin di
Bagi Eko, tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi permainan di tengah jadwal kompetisi yang terus berjalan. Tambahan poin di Pekanbaru akan menjadi modal penting bagi PSMS untuk mempertahankan posisi di papan atas sekaligus menjaga peluang memenuhi target promosi ke Liga 1.
Sumber: ILeague