Pegadaian Championship

PSMS Medan Gagal Menang! Arianto Maring Buyarkan Kemenangan Dramatis Ayam Kinantan

Gol Javier Siverio pada menit 90+5 sempat membawa PSMS unggul, tetapi sundulan spekulatif Arianto Maring pada menit 90+14 memaksa laga berakhir imbang 1-1.
Sukri - Sabtu, 17 Oktober 2026 18:15 WIB
Gol Javier Siverio (foto) tak mampu membuat PSMS bawa pulang tiga poin usai Ari Maring menceetak gol balasan (Foto: official_psmsmedan)

Kitakininews.co.id - PSMS Medan harus puas berbagi poin dengan Semen Padang setelah kedua tim bermain imbang 1-1 dalam lanjutan PegadaianChampionship 2026/2027, Sabtu (17/10/2026). Ayam Kinantan yang sudah berada di ambang kemenangan harus menelan kekecewaan setelah Arianto Maring mencetak gol penyeimbang pada menit 90+14.

Pertandingan berlangsung ketat dan relatif berimbang sepanjang waktu normal di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi mulai pukul 15.30 WIB. Kedua tim berusaha mencari celah untuk memecah kebuntuan, tetapi rapatnya pertahanan masing-masing membuat skor tetap 0-0 hingga memasuki masa tambahan waktu.

Drama sesungguhnya baru terjadi pada penghujung pertandingan. PSMS yang terus berjuang mencari gol akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui striker andalannya, Javier Siverio Toro, pada menit 90+5.

Gol ke-10 Javi Siverio bersama tim Ayam Kinantan itu berawal dari aksi pemain pengganti M. Zaki Alim yang melepaskan tembakan ke arah gawang Semen Padang. Bola muntah setelah membentur mistar gawang langsung disambar striker PSMS Javier Siverio melalui sundulan yang tak mampu diantisipasi kiper Ikram Algiffari.

Wasit Thoriq Alkatiri yang berdialog dengan wasit VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut setelah me-review beberapa menit.

Gol itu membuat PSMS berada di posisi menguntungkan. Di tengah ketatnya pertandingan dan waktu yang semakin menipis, tim besutan Eko Purdjianto seolah tinggal menunggu peluit panjang untuk mengamankan kemenangan penting dalam laga tandang tersebut. Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama.

Cedera Kiper, Arianto Maring Jadi Mimpi Buruk PSMS

Situasi Semen Padang semakin sulit setelah Ikram Algiffari mengalami cedera. Karena tim tuan rumah sudah tidak memiliki kesempatan pergantian pemain, mereka terpaksa menarik sang penjaga gawang dan menempatkan seorang pemain belakang untuk menggantikannya di bawah mistar.

Dalam kondisi tersebut, PSMS berusaha mempertahankan keunggulan dengan menjaga kedalaman pertahanan sembari menunggu pertandingan berakhir. Sayangnya, konsentrasi Ayam Kinantan pada detik-detik terakhir justru menjadi persoalan yang sangat mahal.

Pada menit 90+14, Arianto Maring muncul sebagai penyelamat Semen Padang. Mantan pemain PSMS Medan pada musim lalu itu melepaskan sundulan spekulatif yang mengarah ke gawang Muhammad Natshir.

Natshir gagal menjangkau bola, sehingga gawang PSMS akhirnya bobol. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 sekaligus membuyarkan kemenangan yang sudah berada di depan mata.

Bagi PSMS, hasil ini terasa menyakitkan. Mereka berhasil menunjukkan daya juang untuk mencetak gol ketika pertandingan hampir berakhir, tetapi gagal menjaga keunggulan hingga wasit meniup peluit panjang.

Sementara itu, Arianto Maring menjadi sosok penting bagi Semen Padang. Golnya bukan hanya menyelamatkan tim dari kekalahan, melainkan juga menghadirkan drama emosional karena ia pernah mengenakan seragam PSMS pada musim sebelumnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Olahraga

PSMS Medan Tantang Persija di League Cup 2026/2027, Laga Perdana Digelar di Stadion Utama Sumut

Olahraga

Usung Misi Kebangkitan di Bekasi, PSMS Medan Siap Perpanjang Catatan Minor Semen Padang

Olahraga

PSMS Medan Tantang Semen Padang, Misi Putus Rekor Kartu Merah

Olahraga

Eko Purdjianto Soroti Kartu Merah, PSMS Medan Benahi Mental Jelang Hadapi Semen Padang

Olahraga

Javier Siverio Soroti Tiga Kartu Merah Tandang PSMS, Ungkap Penyebab Kekalahan dari PSPS

Olahraga

PSMS Kalah dari PSPS, Eko Purdjianto Ungkap Kartu Merah jadi Biang Kerok