Kitakininews.co.id - Eko Purdjianto Matangkan
PSMS Medan Hadapi PSIS Semarang, Analisis Kelemahan Lawan Jadi Kunci
PSMS Medan mulai mematangkan persiapan menghadapi PSIS Semarang dalam lanjutan PegadaianChampionship 2026/2027. Pelatih Ayam Kinantan, Eko Purdjianto, mengakui waktu persiapan timnya relatif singkat. Karena itu, evaluasi kondisi pemain dan analisis kekuatan lawan menjadi perhatian utama sebelum pertandingan di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (25/10/2026) malam.
PSMS dijadwalkan menjamu PSIS pada pukul 19.00 WIB dalam pertandingan yang berpotensi mengubah persaingan papan atas Grup A. Kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen sementara. PSMS mengoleksi 11 poin di peringkat ketiga, sedangkan PSIS berada tepat di bawahnya dengan 10 poin.
Eko mengatakan timnya memiliki waktu efektif sekitar tiga hingga empat hari untuk mempersiapkan diri. Setelah menjalani pertandingan sebelumnya, para pemain lebih dahulu mendapatkan waktu pemulihan sebelum kembali menjalani latihan.
"Ya, masih ada tiga hari. Efektifnya, tiga sampai empat hari persiapan melawan PSIS," ujar Eko usai sesi latihan PSMS, Selasa (20/10/2026).
Menurut dia, pemulihan menjadi bagian penting sebelum tim kembali menjalani program latihan intensif. Kondisi fisik pemain akan terus dipantau agar persiapan taktik berjalan sesuai kebutuhan pertandingan.
"Kita kemarin setelah kembali bermain, kita berikan waktu dua hari untuk pemulihan. Ini mulai aktivasi lagi. Kita lihat perkembangan pemain," katanya.
Meski waktu persiapan terbatas, Eko menegaskan semangat para pemain tetap terjaga. Ia ingin seluruh anggota tim memanfaatkan waktu yang tersisa untuk meningkatkan kesiapan menghadapi pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat tersebut.
"Yang pasti pemain tetap semangat," ucapnya.
Eko juga memastikan tim pelatih telah menjalankan evaluasi dan analisis terhadap calon lawan. Menurutnya, setiap tim memiliki kelebihan dan kekurangan yang harus dipelajari sebelum menentukan pendekatan permainan.
"Kita profesional. Biasa kita lihat analisis pertandingan lawan, terutama PSIS. Mereka pasti punya kelemahan dan kelebihan," kata mantan pemain tim nasional Indonesia itu yang juga pernah menukangi PSIS, yang juga merupakan tim daerah asalnya itu.
Analisis tersebut akan menjadi dasar bagi tim pelatih untuk merancang strategi yang sesuai. Dengan waktu yang tersisa, PSMS berupaya memaksimalkan latihan taktik agar para pemain memahami peran dan tugas masing-masing ketika pertandingan berlangsung.
Eko menyebut persiapan taktik masih menjadi agenda penting menjelang laga akhir pekan. Tim pelatih akan menggunakan sesi latihan yang tersedia untuk menentukan pendekatan terbaik menghadapi permainan PSIS.
"Masih ada empat hari untuk evaluasi. Taktikal buat hari Minggu nanti sedang kita matangkan," ujarnya.
Pertandingan ini memiliki arti penting bagi PSMS. Setelah meraih kemenangan besar 6-0 atas Persiku Kudus dan menundukkan Persikad Depok 4-0 di kandang, Ayam Kinantan tentu ingin kembali menunjukkan kekuatan di hadapan pendukung sendiri.
Namun, hasil imbang 1-1 melawan Semen Padang pada pertandingan terakhir menjadi pengingat bahwa konsistensi harus dijaga sepanjang laga. PSMS membutuhkan penyelesaian akhir yang efektif sekaligus kedisiplinan dalam bertahan untuk mengamankan tiga poin.
Di sisi lain, PSIS datang dengan motivasi mencuri poin sekaligus menyalip PSMS di klasemen. Dengan selisih yang sangat tipis, pertandingan ini bukan hanya soal gengsi dua klub bersejarah, tetapi juga pertaruhan posisi dalam persaingan menuju papan atas Grup A.
Bagi Eko, persiapan yang terarah, kondisi pemain yang siap, serta kemampuan menjalankan strategi akan menjadi modal penting. PSMS kini dituntut membuktikan bahwa kekuatan mereka di kandang dapat kembali menjadi pembeda saat menghadapi PSIS Semarang.