Kitakininews.co.id - CristianoRonaldo kembali mengungguli Lionel Messi dalam persaingan penghargaan individu sepak bola. Kali ini, megabintang Portugal tersebut terpilih sebagai pemenang Ballon d'Or of All Time (B.O.A.T.), sebuah pemilihan untuk menentukan edisi Ballon d'Or terbaik sepanjang sejarah.
Hasil yang diumumkan pada Kamis, 29 Oktober 2026, menempatkan Ballon d'Or Ronaldo pada 2008 di posisi teratas. Sementara itu, pencapaian Messi pada 2012 harus puas menempati peringkat kedua.
Penghargaan tersebut merupakan inisiatif khusus yang diselenggarakan France Football melalui pemungutan suara penggemar. Publik diminta menentukan pencapaian terbaik dari para pemain yang pernah memenangi Ballon d'Or sedikitnya dua kali.
Namun, ada hal penting yang membedakan penghargaan ini dari persaingan Ballon d'Or reguler. Ronaldo memang mengalahkan Messi dalam pemilihan B.O.A.T., tetapi bukan berarti ia melampaui rekor jumlah trofi Ballon d'Or milik rivalnya tersebut.
Messi masih memegang rekor dengan delapan kemenangan, sedangkan Ronaldo mengoleksi lima trofi.
Musim 2007/2008 Jadi Penentu
Pilihan penggemar terhadap Ronaldo tidak terlepas dari penampilan luar biasa bersama Manchester United pada musim 2007/2008.
Ketika itu, Ronaldo menjadi bagian penting keberhasilan Manchester United menjuarai Premier League dan Liga Champions. Ia mencetak 31 gol di Premier League, sekaligus merebut penghargaan pencetak gol terbanyak kompetisi tersebut.
Di Liga Champions, Ronaldo membukukan delapan gol dan menjadi pencetak gol terbanyak turnamen. Manchester United akhirnya mengangkat trofi setelah mengalahkan Chelsea melalui adu penalti dalam final di Moskow, Rusia.
Ronaldo mencetak gol pembuka Manchester United dalam pertandingan yang berakhir imbang 1-1 setelah perpanjangan waktu. Meski gagal mengeksekusi penalti dalam adu tos-tosan, Manchester United tetap keluar sebagai juara.
Secara keseluruhan, Ronaldo menghasilkan 42 gol dalam 49 penampilan di semua kompetisi sepanjang musim tersebut, menurut data yang dipublikasikan France Football.
Penampilan itu mengantarkannya meraih Ballon d'Or pertamanya pada 2008. Saat itu, Ronaldo berusia 23 tahun dan masih berada dalam tahap perkembangan dari pemain sayap lincah menjadi salah satu pencetak gol paling produktif di dunia.
Pengakuan terbaru melalui B.O.A.T. kembali menempatkan musim tersebut sebagai salah satu pencapaian paling berkesan dalam kariernya.
Messi dengan 91 Gol Harus Puas di Posisi Kedua
Persaingan Ronaldo dan Messi kembali menjadi pusat perhatian dalam hasil pemungutan suara tersebut.
Messi menempati posisi kedua berkat Ballon d'Or 2012. Tahun itu menjadi salah satu periode paling fenomenal dalam karier pemain Argentina tersebut, terutama setelah ia mencetak 91 gol untuk klub dan tim nasional sepanjang tahun kalender.
Angka tersebut menjadi rekor gol dalam satu tahun kalender yang paling identik dengan pencapaian individu Messi. Ronaldo menempati posisi ketiga melalui Ballon d'Or 2017, disusul Messi edisi 2023 di peringkat keempat.
Ronaldo kembali mengisi posisi kelima lewat pencapaiannya pada 2016. Messi berada di urutan ketujuh melalui Ballon d'Or 2015, sedangkan Ronaldo menempati posisi keenam melalui edisi 2014 dan kedelapan melalui edisi 2013.
Hasil itu memperlihatkan betapa dominannya kedua pemain dalam sepak bola modern. Dari 12 posisi teratas, seluruhnya ditempati edisi Ballon d'Or milik Ronaldo dan Messi.
Legenda Brasil Ronaldo Nazário menjadi pemain dengan peringkat tertinggi di luar keduanya. Pencapaiannya pada 2002 menempati posisi ke-13.
Meski hasilnya menarik perhatian, mekanisme pemilihan B.O.A.T. perlu menjadi catatan. Menurut laporan media internasional, penggemar dikenai biaya satu euro untuk setiap entri suara dan diperbolehkan memberikan suara lebih dari sekali. Sebanyak 5.009 peserta tercatat melakukan pemungutan suara berulang, termasuk 44 orang yang memberikan 10 hingga 26 suara.
Dengan demikian, hasil tersebut merupakan pilihan publik melalui mekanisme khusus, bukan pemungutan suara yang secara otomatis menentukan siapa pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.
B.O.A.T. juga tidak menambah jumlah trofi Ballon d'Or reguler yang dimiliki Ronaldo. Penghargaan ini menilai edisi kemenangan terbaik, bukan jumlah kemenangan sepanjang karier.
Bagi Ronaldo, hasil tersebut tetap menjadi pengakuan istimewa terhadap musim 2007/2008 yang mengubah statusnya menjadi bintang utama sepak bola dunia.
Bagi Messi, posisi kedua tidak menghapus keunggulannya dalam jumlah Ballon d'Or reguler maupun pencapaian luar biasa pada 2012.
Persaingan keduanya pun kembali menghadirkan perdebatan yang tidak pernah benar-benar selesai: Ronaldo unggul dalam pemilihan edisi Ballon d'Or terbaik sepanjang masa, sedangkan Messi masih menjadi pemilik rekor delapan trofi Ballon d'Or.
Fakta dan data pendukung
- B.O.A.T. 2026: Ronaldo edisi 2008 menjadi pemenang, sementara Messi edisi 2012 menempati posisi kedua.
- Statistik Ronaldo 2007/2008: 42 gol dalam 49 penampilan di semua kompetisi, 31 gol di Premier League, serta delapan gol di Liga Champions.
- Statistik Messi 2012: 91 gol untuk klub dan tim nasional sepanjang tahun kalender.
- Rekor Ballon d'Or reguler: Messi delapan kali, Ronaldo lima kali.
- Mekanisme voting: Biaya satu euro per suara dan peserta diperbolehkan memberikan suara berulang. Sebanyak 5.009 peserta tercatat melakukan voting lebih dari sekali
.
Sumber: ballondor.com, manutd.com, uol.com.br, Reuters