Kitakininews.co.id -
PSMS Medan tidak ingin sekadar menjadi tim pelengkap pada pertandingan pembuka I.League Cup 2026/2027. Kendati menghadapi
Persija Jakarta di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (3/11/2026) malam WIB, pelatih Eko Purdjianto memastikan skuad Ayam Kinantan berada dalam kondisi siap untuk memberikan perlawanan kepada salah satu tim papan atas Super League tersebut.
Persiapan PSMS terbilang cukup singkat lantaran padatnya jadwal Pegadaian Championship dan ILeague Cup. Sebelum kembali ke Medan, tim berjuluk Ayam Kinantan itu menjalani rangkaian pertandingan di Ciamis. Dalam kurun waktu 12 hari, PSMS memainkan tiga pertandingan yang menjadi bagian dari persiapan sekaligus upaya menjaga ritme permainan para pemain.
Eko mengungkapkan, timnya baru tiba di Medan pada Minggu (11/1/2026) malam WIB setelah menyelesaikan laga kontra PSGC Ciamis, Sabtu (10/31/2026). Meski memiliki waktu pemulihan yang relatif singkat, mantan pelatih Persis Solo tersebut menegaskan anak asuhnya siap menghadapi tantangan Persija.
"Persiapan menghadapi Persija sangat baik. Kita sudah siapkan pemain selama 12 hari dan ada tiga pertandingan. Kemarin kita baru pulang dari Ciamis, alhamdulillah hasilnya bagus. Kita baru sampai di Medan tadi malam," ungkap Eko.
Kendati menghadapi tim besar seperti Persija, PSMS menurut Eko tidak gentar.
"Kita sudah siap. Pemain juga siap untuk menghadapi laga pembuka kisso melawan Persija. Kita tahu Persija tim besar, banyak pemain bagus dan sementara ini berada di peringkat satu Super League. Semua pemain siap melawan Persija kiss," lanjutnya.
Salah satu kabar penting dari persiapan PSMS adalah kepastian bomber Javier Siverio Toro dapat dimainkan menghadapi Persija. Kehadiran penyerang asing tersebut menjadi tambahan kekuatan bagi lini serang Ayam Kinantan dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.
Eko menyebutkan, PSMS memiliki 31 pemain yang disiapkan untuk menghadapi rangkaian pertandingan di League Cup maupun Pegadaian Championship 2026/2027. Dengan jadwal kompetisi yang cukup padat, rotasi menjadi kebutuhan penting agar kondisi pemain tetap terjaga.
Menurutnya, tim tidak bisa hanya bergantung kepada 11 pemain utama. Seluruh anggota skuad harus memiliki kesiapan untuk mendapatkan kesempatan bermain.
"Kita juga melakukan rotasi. Jadwal sangat padat, dalam 12 hari ada tiga pertandingan. Jadi, kita tidak hanya membutuhkan 11 pemain, tetapi 31 pemain. Makanya perlu rotasi. Kita ingin mendapatkan hasil terbaik di League Cup," tegasnya.
Eko juga menjelaskan bahwa kondisi pemulihan pemain berjalan baik. Meski terdapat satu hingga dua pemain yang mengalami cedera, sebagian besar anggota skuad dinilai siap bergabung dan dimainkan.
"Recovery pemain baik. Kemarin kita membawa pemain yang cera, tetapi kita mainkan pada menit-menit akhir. Itu pentingnya kita punya banyak pemain. Ada satu dua pemain yang cera, selebihnya siap bergabung untuk I.League Cup 2026 dan juga di liga," jelasnya.
Sementara itu, pemain PSMS Rangga Muslim memastikan seluruh pemain memilikimotivasi untuk menghadapi Persija. Menurutnya, pertandingan pembuka ini tetap menjadi kesempatan penting bagi skuad Ayam Kinantan untuk menunjukkan kemampuan, meskipun kompetisi Championship masih menjadi prioritas utama.
Rangga menyadari Persija bukan lawan yang mudah. Namun, bermain di hadapan pendukung sendiri menjadi kesempatan yang harus dimaksimalkan PSMS.
"Insya Allah pemain siap menghadapi Persija. Bagaimanapun ini pertandingan penting juga buat pemain. Hampir sama dengan Liga 2, tetapi mungkin prioritas sekarang Liga 2," kata Rangga.
"Besok target maksimal. Pemain siap menjalankan instruksi pelatih. Kemarin perjalanan cukup jauh, tetapi kita akan memaksimalkan pertandingan di kandang," tambahnya.
Di kubu lawan, Persija Jakarta juga datang dengan agenda kompetisi yang padat. Pelatih Macan Kemayoran, Shin Tae-yong, sebelumnya mengungkapkan bahwa League Cup akan dimanfaatkan sebagai kesempatan melakukan rotasi, terutama memberikan menit bermain kepada pemain yang selama ini belum banyak tampil di Super League.