Justin Gaethje dan Dustin Poirier Siap Disabung untuk Kedua Kali: Aku tak Melihat Opsi Lain

- Jumat, 31 Maret 2023 00:20 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202303/justin_gaethje_dustin_poirier.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news- Kemenangan Justin Gaethje atas RafaelFiziev pada UFC 286 London, Minggu(19/03/2023) lalu membuatnya semakin dekat dengan perburuan gelar kelasringan UFC.

Setidaknya satu kemenangan lagi ‘The Highlights’julukan Gaethje, berhak menantang sang juara bertahan, yang saat ini adalah Islam Makhachev. 

Lantas, siapa lawan yang ingin dia hadapiberikutnya? Justin Gaethje mengaku tak punya pilihan selain DustinPoirier. Mantan juara interim kelas ringan UFC tersebut, ingin kembali berbagioktagon dengan mantan juara interim lainnya, Dustin Poirier.

Melansir video wawancara Justin Gaethje dikanal Youtube TMZSports, Kamis (20/03/2023), Gaethje menilai pertemuan keduadengan Poirier merupakan pilihan yang pas.

“Akupikir itu pilihan yang jelas, Dustin (Poirier). Dia berada di nomor dua saat ini. Akumemberi kesempatan kepada orang-orang baru dan aku membuktikan bahwa aku adalahelit. Dan aku perlu melawan pejuang elit untuk bertarung untuk sabuk (juara),”kata petarung 34 tahun itu.

Memang,Gaethje dan Porier saat ini punya peluang yang sama di kelas ringan UFC.Poirier, penghuni peringkat kedua penantang kelas ringan, perlu melakoni satupertarungan lagi untuk memperjelas posisinya di perebutan gelar kelas ringan.

Di saatmantan juara kelas ringan Charles Oliveira memiliki kesempatan untuk melakonipertarungan ulang dengan Islam Makhachev, Poirier dan Gaethje, hanya selangkah lagi untuk berada di posisi tersebut. Namun, mereka harus bersabar menanti siapa pemenang antara Oliveira vs Dariush, Minggu (07/05/2023) mendatang.

Siapapunpemenang jika laga Gaethje vs Poirier II kembali digelar, berpeluang untukmenantang sang juara bertahan. Islam Makhachev atau yang memenangkan lagadengan Makhachev, punya kesempatan untuk menjajal superioritas juara bertahan.

“Aku pikirDustin adalah pilihan yang jelas. Saya pikir yang kalah (antara) Dariush dan Oliveirajuga merupakan pilihan. Tapi di luar keduanya, saya tidak melihat pilihan(lain).”

Menanggapikeingnin Gaethje, ‘The Diamond’ julukan Poirier, mengaku gugup. Kendati mengalahkanGaethje di ronde keempat pada pertandingan 2018, Gaethje tetap dianggap lawanyang berbahaya.

“Inipertarungan yang membuat aku gugup. Ketika aku mendengar sebuah nama dan akumerasa gugup, itu adalah motivasi,” katanya melansir video wawancara di kanalYoutube FanSided MMA.

“Ketika akumendengar nama (Michael) Chandler, ketika mereka memanggilku dengan MichaelChandler, aku gugup, karena aku tahu bahaya dari perkelahian semacam itu, danitulah yang memotivasiku. Sama halnya dengan Justin (Gaethje). Jika merekamemanggilku dan dia adalah nama yang mereka ucapkan, mungkin itu terjadi.Kita lihat saja nanti,” ucap petarung 34 tahun itu.

Poirier 21-6di UFC ((29-7 MMA), menghabisi Gaethje dengan TKO ronde keempat dalampertarungan tahun 2018. Sejak itu, keduanya unggul 6-2, dengan dua kekalahanmereka datang dalam pertarungan kejuaraan melawan Khabib. Nurmagomedov.

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Pelatih GSP Sebut Islam Makhachev sebagai GOAT UFC Usai Kalahkan Ian Garry

Olahraga

Islam Makhachev Ingin Kembali Bertarung Sebelum Ramadan 2027

Olahraga

5 Tanda Usman Nurmagomedov Segera Bertarung di UFC Usai Kemenangan Makhachev

Olahraga

Islam Makhachev Kerja Keras Taklukkan Ian Garry, Juara Dua DIvisi Cetak Rekor di UFC 330

Olahraga

Alexander Volkanovski Hadapi Movsar Evloev di UFC 333 Abu Dhabi

Olahraga

Edson Barboza Akhiri Karier di UFC Usai Tumbang dari Ribovics