Ultras PSG Sindir Keras FFF yang tak Izinkan Jeda Pertandingan saat Pemain buka Puasa

- Selasa, 04 April 2023 19:54 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202304/prancis_buka_puasa1.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Suratlarangan Federasi Sepakbola Prancis (FFF) yang melarang wasit memberikan jedauntuk pemain buka puasa menuai reaksi keras dari berbagai pihak. kelompoksuporter Ultras Paris Saint Germain (PSG) bahkan melontarkan sindiran keras.

Sindiran keras itu disampaikan fans PSG lewat spanduk yangdibentangkan saat PSG menjamu Olympique Lyon, Senin (03/04/2023) di StadionParc des Princes, Paris.

Foto spanduk tersebut beredar luas di media sosial, termasuk akun Twitter Get French Football News, juga membagikannya. Sejumlah media online di Indonesia juga telah ramain memberitakan hal itu.

Pada pertandingan yang berakhir kekalahan 0-1 untuk PSG,spanduk kecil panjang yang dibentangkan fans mencuri perhatian. Posisi spanduk berada di tribun penonton di belakang gawang di Stadion Parc des Princes.

‘Sebiji kurma, segelas air, mimpi buruk bagi FFF,” demikiantulisan di spanduk fans garis keras PSG, Collectif Ultras Paris tersebut.

Berbeda dengan Liga Inggris, Federasi Sepakbola Prancis(FFF) melarang jeda sejenak untuk pemain bisa buka puasa selama Ramadan ini.Larangan tersebut disampaikan mengatasnamakan netralitas pada pelaksanaansepakbola.

Pada email yang dikirim ke pejabat sepak bola Prancis,Komisi Wasit Federal (CFA) FFF telah melarang "interupsi"pertandingan apa pun untuk memungkinkan pesepakbola Muslim berbuka puasa,dengan mengatakan bahwa "interupsi ini tidak menghormati ketentuan StatutaFFF. ”

Federasi dan badan-badannya "mempertahankan nilai-nilaidasar Republik Prancis dan harus menerapkan cara untuk mencegah diskriminasiatau pelanggaran martabat seseorang karena ... keyakinan politik dan agamamereka," kata email tersebut melansir Morocco World News, Sabtu(01/04/2023).

Surat tersebut juga menekankan bahwa FFF melarang"penampilan afiliasi politik, ideologis, agama, atau serikat dagang”selama pertandingan.

“Lapangan sepak bola, stadion, gimnasium, bukanlah tempatekspresi politik atau agama, melainkan tempat netralitas di mana nilai-nilaiolahraga, seperti kesetaraan, persaudaraan, ketidakberpihakan, belajarmenghormati wasit, diri sendiri, dan orang lain , harus menang, ”tambah emailitu.

Bahkan, FFF mengultimatum, ketidakpatuhan untuk mematuhiinstruksi ini akan membuat pelanggar dikenakan “proses disipliner dan/ataupidana.” Email diakhiri dengan menyerukan kepada semua pejabat sepak bola untukmemastikan bahwa ketentuan ini dihormati.

FFF telah menerima kritik luas atas keputusannya, denganbanyak yang turun ke media sosial untuk mengecam pemecatan federasi ataskewajiban agama dan kesejahteraan fisik pemain Muslim.

Redaksi


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Bupati Deliserdang Buka Gebyar Olahraga Diikuti 22 Kecamatan

Olahraga

Minum Air Kelapa Muda Bisa Jaga Berat Badan dan Redakan Mabuk Alkohol; Ini khasiat Lainnya

Olahraga

Kembali ke Arena Pacuan Kuda, Manda Cello: Berencana untuk Ikut Tanding

Olahraga

Rico Waas Optimis Stadion Teladan Medan Siap Jadi Venue Potsial AFF Cup 2026

Olahraga

Bangun 20 Gedung Baru dan Kapolri Beri Penghargaan Pada Kapolda Sumut

Olahraga

Pansus PAD DPRD Medan Kebut Optimalisasi Rettribusi Fasilitas Olahraga dan Ruang Publik