Kitakini.news - Israel Adesanya sukses mengambil kembali sabuk kelas menengah UFC usaimengalahkan Alex Pereira, Minggu (09/04/2023) siang. Kemenangan dari AlexPereira itu Israel Adesanya raih cukup cepat, menjatuhkan lawan dan membuatnyatidak sadar di ronde kedua.
Kemenangan tersebut membuatnya mengoleksi kemenangan pertamadari dua pertarungannya dengan Alex Pereira di UFC. Sebelumnya, Adesanya kalahTKO di ronde kelima dari Pereira pada UFC 281, Minggu (13/11/2022) lalu.
Usai pertarungan, dia menilai, tidak banyak perubahanstrategi yang dia lakukan pada pertandingan itu. Menurut petarung Nigeriaberpaspor Australia itu, Pereira selalu berada dalam kondisi tertekan dironde-ronde awal pertarungan mereka.
Namun bedanya kali ini, dia tidak membiarkan petarung asalBrasil itu kesempatan untuk menarik nafas. Adesanya langsung melakukankombinasi pukulan ke kepala Pereira yang membuatnya tumbang tak sadarkan diri.
“Ketika aku memiliki kesempatan, George Foreman-Muhammad Ali,pukulan hantu (phantom punch), aku biarkan dia bergeser. Aku berpikir, diatidak akan melakukan hal yang sama (seperti di pertarungan sebelumnya) padaku, dia akandatang dan membunuhku. Hal yang paling terhormat yang bisa kulakukan adalahmembuatnya pada penderitaannya,” kata Adesanya melansir kanal Youtube UFC.
Israel yang sempat berada di sisi oktagon menahan rentetan seranganAlex Pereira seketika mendaratkan kombinasi pukulan balasan yang membuatnya meraih kemenanganpertama kontra Alex Pereira di UFC.
Sekadar mengingatkan, kedua pertarungan sudah dua kalibertarung di ajang kickboxing dan Pereira memenangkan dua laga tersebut.
“Setelah itu, momen rope-a-dope terjadi, aku lihat diaterbaring datar di lantai, beku seperti Elsa (karakter utama film Forzen),”ucap Adesanya.
Kemenangan dari Alex Pereira membuat Adesanya kinimengoleksi 24 kemenangan di MMA . 13 kemenangan dan dua kekalahan di antaranyadia dapat di UFC.
Meraih sekali kemenangan dan kalah dari Pereira membukakembali peluang keduanya untuk bertarung di UFC untuk ketiga kalinya.
Tapi bagi Adesanya, hal tersebut tidak akan terjadi begitusaja. Menurutnya, Pereira harus bertarung dengan petarung top lainnya sepertiyang Adesanya lakukan untuk mendapatkan gelar.
Redaksi