Kitakini.news - Atletarung jeram Sumatera Utara (Sumut) untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024menargetkan perolehan empat emas di perhelatan olahraga di Aceh dan SumateraUtara tersebut.
Namun, kendati memiliki atlet potensial dengan harapan bisamencapai target, tim arung jeram Sumut masih kekurangan sarana pendukung.
Ketua Harian Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Sumut,Syamsudin Tarigan, mengatakan, selain atlet, pihaknya juga membutuhkan adanyapelatih fisik. Pasalnya, dari tiga pelatih yang ada saat ini, ketiganyamerupakan pelatih teknik. Apa lagi kata Syamsudin, persiapan fisik tidak kalahpenting dari persiapan teknik.
“Degradasi semua masih mengacu fisik. Jadi selama inipelatih (teknik) merangkap (pelatih fisik). Harapan kita ke KONI Sumut, memberikita tim pelatih fisik karena kita juga perlu meningkatkan daya tahan atlet,”ujarnya di Posko Publikasi PON XXI/2024 di Kantor Dinas Pemuda dan OlahragaSumut (Disporasu), Senin (29/05/2023).
Syamsudin menjelaskan, pada kejurnas 2022 lalu di Lampung,kendati di kategori R4 putra, Sumut menyapu bersih emas, sementara putri dengan4 perunggu, lemahnya fisik menjadi kelemahan. Apa lagi, atlet tersebut akankembali diterjunkan ke Kejurnas 2023 nanti di Palembang untuk jadi ajang tryout.
Tim arung jeram Sumatera Utara untuk PON 2024 saat berlatih. (Foto: dok.FAJI Sumut)
"Setelah dievaluasi, kelemahan kita di fisik. Saat inikita juga siapkan tim pelapis. Mereka kita ikutkan latihan bersama tim agarnantinya saat masuk ke pelatda tidak timpang," katanya.
Hanya saja hasil kejurnas tak bisa menjadi patokan untuk PONnanti. Apalagi venuenya berbeda.
"Di arung jeram tidak ada rekor. Tiap sungai bedakarakter. Tidak ada catatan rekor tercepat. Bahkan pagi dan sore (arus sungai) bisabeda kondisinya. Kita minta ke lokasi yang sebenarnya saja, tak perlu jauh-jauhagar bisa memelajari kondisi arus di sana," ucapnya.
Di tempat yang sama, Erwin Reza Fahlevi, Sekretaris FAJI Sumut,mengatakan, beberapa daerah berpotensi menjadi saingan terberat bagi Sumut diPON 2024. Beberapa daerah yang diwaspadai yakni Jawa Barat, dan SulawesiTengah, terutama untuk kategori open atau terbuka. Namun hal itu tak membuatSumut gentar. Apalagi Sumut tak pernah kekurangan atlet dan potensi untukberprestasi.
Baca juga: Tim Arung Jeram Sumatera Utara Butuh Peralatan dan Tambahan Atlet Demi Target 4 Emas di PON 2024
"Kita punya 14 pengcab 60 klub, belum lagi siagabencana. Sungai Sumut berlimpah. Tentunya peluang kita besar dan kita optimis.Tinggal bagaimana membentuk atlet jadi percaya diri," tambahnya.
Sementara itu Pengawas dan Pendamping (wasping) dari KONISumut, Fahri Nasution mengatakan progres atlet cabor arung jeram cukup baik daripantauan yang dilihatnya.
"Semoga kita bisa menghasilkan medali. Karena memangarung jeram ini kita bisa harapkan medali. Saya lihat latihannya intensif.Mudah-mudan tes fisik kita bisa tambah atlet. 8 putra 8 putri,"pungkasnya.
Redaksi