Pelatih Asal Italia Fabio Lopez Rindu Atmosfer Liga Sepakbola Indonesia

- Jumat, 09 Juni 2023 21:18 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202306/fabio_lopez_indonesia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Kendati gegap gempita tidak sepertisepakbola di Eropa, atmosfer persaingan liga sepakbola Indonesia ternyatadirindukan banyak pemain serta pelatih asing.

Fabio Lopez, Pelatih berlisensi Pro UEFA asal Italia yangpernah menukangi PSMS Medan dan Borneo FC juga merasakan hal yang sama.Terakhir kali melatih klub sepakbola Indonesia 2019 silam, Fabio Lopez ternyatamasih merindukan atmosfer persaingan klub sepakbola di tanah air.

Berbicara baru-baru ini, Fabio Lopez menilai fans sepakboladi Indonesia sangat mencintai tim yang dia dukung. Menurutnya, fans maupunsuporter, selalu mencoba untuk mendorong timnya meraih kemenangan di setiaplaga.

“Fans mencintai timnya dan selalu mencoba untuk mendorongagar kemenangan bisa diraih di setiap pertandingan,” ujar pria yang pernahmelatih Al Ahli Saudi FC U-23 sejak 2016 hingga 2018 itu

Selain kesiapan tim dan klub, kehadiran fans juga menurutnyapenting bagi perkembangan sebuah klub.

“Fans bisa mempengaruhi langsung ke pemain tentu saja. Ya,pelatih berpengaruh, tapi secara emosional di pertandingan, pelath harus selaludalam kondisi pikiran yang jernih dan fokus pada setiap detail pertandingan,”ucap mantan pelatih FK Banga Gargzdai, Lithuania itu.

Pria 49 tahun itu melakoni debutnya di Indonesia saatmelatih PSMS Medan pada musim kompetisi 2011-2012. Saat itu, liga Indonesiaterdiri dari dua kubu, Liga Super Indonesia dan Liga Premier Indonesia. Disadarinya,kondisi tersebut membuat kompetisi di tanah air tidak berjalan sebagai manamestinya. 

“Pengalaman pertama di sepakbola Indonesia waktu bersamaPSMS Medan. Mungkin anak muda sekarang tak ingat bahwa liga Indonesia saat itupenuh krisis dan ada dua liga terpisah. Jadi mari memulai dari titik di manakita bisa mengerti bahwa kondisi saat itu sulit dalam organisasi kejuaraan,”kata mantan pelatih Thanh Hoa FC, Thailand itu.

Sementara di Borneo FC, dia mengaku menyesal tak berlanjutmembangun tim asal Kalimantan itu pada 2019 silam.

“Penyesalan terbesar di Borneo (FC) masih sampai hari ini yaitusaya yakin bahwa dalam dua tahun bekerja secara diam-diam dan dengan disiplinkita bisa memenangkan piala,” ucapnya.

Vakum sejak 2020 terkait wabah Covid-19 yang melanda duniadan ibunya yang sakit, Fabio kembali melanjutkan petualangannya di sepakbola.

“Saat Covid-19 aku tak bisa ke mana-mana dan saat itu ibukujuga sedang sakit. Tapi aku memutuskan untuk menjadi pengajar pelatih untukmendapatkan lisensi UEFA B dan menunggu tawaran klub yang tepat,” paparnya.

Namun, saat mendapatkan klub, dia berharap manajementermasuk manajer tidak terlibat dalam hal teknis tim. Apa lagi kata dia, tugasmanajer seperti di klub Indonesia berbeda dengan manajer di klub-klub Eropa.

“Manajer tim dalam sepak bola berperan dalam mengelola semuaaspek organisasi, administrasi, dan komunikasi tim. Aku tidak mau bekerja lagidengan manajemen yang terlibat (dalam teknis sepakbola), dan tidak punyarencana jangka panjang untuk membangung tim yang serius menang,” pungkasnya.

Karir KepelatihanFabio Lopez

2007–2008 FK Banga Gargždai

2008–2009 FK Šiauliai

2010–2011 Sabah FA

2011–2012 PSMS Medan

2013–2014 B.G. Sports Club

2015–2016 Bangladesh National

Team

2016 Al-Orouba SC

2016-2017 Al-Ahli Saudi FC u23

2017-2018 Al-Ahli Saudi FC u23

2019 Borneo FC

2020 Thanh Hoa FC

Awal Karir SebagaiPencari Bakat

Atalanta Bergamasca 2003-2005

Fiorentina 2005-2007

Redaksi

 


Tag:

Berita Terkait

Olahraga

Bupati Deliserdang Buka Gebyar Olahraga Diikuti 22 Kecamatan

Olahraga

Minum Air Kelapa Muda Bisa Jaga Berat Badan dan Redakan Mabuk Alkohol; Ini khasiat Lainnya

Olahraga

Kembali ke Arena Pacuan Kuda, Manda Cello: Berencana untuk Ikut Tanding

Olahraga

Rico Waas Optimis Stadion Teladan Medan Siap Jadi Venue Potsial AFF Cup 2026

Olahraga

Bangun 20 Gedung Baru dan Kapolri Beri Penghargaan Pada Kapolda Sumut

Olahraga

Pansus PAD DPRD Medan Kebut Optimalisasi Rettribusi Fasilitas Olahraga dan Ruang Publik