Pilkada 2024, Kantongi Rekomendasi 3 Ketum Parpol, Irwan Simamora Siap Mendaftarkan Diri ke KPU Humbahas

Heru - Sabtu, 25 Mei 2024 01:06 WIB
(Istimewa)
Anggota DPRD Sumatera Utara, Irwan Simamora

Kitakini.news -Anggota Dewan Perwakilan RakyatDaerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Irwan Simamora SH memastikan diri maju dan akanmendaftar sebagai calon bupati ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten HumbangHasundutan (Humbahas) di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akandiselenggarakan, Rabu (27/11/2024) mendatang.

"Dalam waktu dekat, tepatnya Sabtu (20/7/2024)saya akan mendeklarasikan diri sebagai Calon Bupati Humbahas dan siap mendaftarke KPU. Ini saya pastikan karena telah mendapatkan rekomendasi dari Ketua Umum 3partai politik (Parpol), yaitu Hanura, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat,"ujar Irwan Simamora saat dihubungi Kitakini.newsmelalui sambungan seluler dari Medan, Jumat (24/5/2024) malam.

Hal ini dikatakan Irwan meresponpertanyaan wartawan terkait kesiapannya menuju Pilkada 2024. Seperti diketahui,pada Pemilu 2024 kemarin Partai Hanura mendapatkan 5 kursi untuk DPRD KabupatenHumbahas, PAN 1 kursi dan Demokrat 1 Kursi. Sehingga total perolehan ada 7kursi dari ketiga Parpol tersebut dan sudah cukup untuk mengusung IrwanSimamora sebagai calon bupati.

Irwan Simamora yang tepilih kembalisebagai Anggota DPRD Sumut untuk periode 2024-2029 pada Pemilu Februari 2024lalu, mengaku siap mundur sebagai wakil rakyat dikarenakan sudah bertekadmenjadi Calon Bupati Humbahas di Pilkada 2024.

"Meskipun saya berhasil duduk kembalisebagai wakil rakyat di tingkat provinsi dari Partai Hanura di Pemilu 2024kemarin, namun saya siap mundur untuk maju Pilkada," tegasnya.

Selain mendapatkan 3 rekomendasi daripimpinan pusat 3 Parpol, Politisi Partai Hanura ini juga mengungkapkan tekadkuat dirinya maju di Pilkada 2024 dan rela mengorbankan posisinya sebagai AnggotaDPRD Sumut, karena telah mendapat kepercayaan dari masyarakat Humbahas untukmenjadi pemimpin di daerah tersebut.

Menurutnya, masyarakat telah menaruhkepercayaan dan harapan besar kepada dirinya untuk bisa membawa perubahan danmemajukan Kabupaten Humbahas yang selama ini pembangunannya dinilai jalanditempat.

"Keinginan dan niat maju saya di Pilkada2024 ini setelah melihat beberapa faktor perkembangan dan kemajuan pembangunandi Humbahas. Pertama didasari atas kondisi terakhir perkembangan kemajuanpenyelenggaraan pemerintaah khususnya dari sisi tatakelola Aparatur SipilNegara (ASN), khususnya dalam penempatan promosi jabatan yang terkesan berdasarkanrasa suka tidak suka (Like or Dislike). Sehingga diduga muncul kecemasan dankeraguan dari ASN sendiri untuk menunjukkan performa kinerja yang baik dalamjabatan maupun amanah yang diemban," bebernya.

Faktor kedua, lanjut Irwan, yakni pembangunanselama kurun waktu 9 tahun yang dinilai terkesan lambat dan cenderung tidakmerata di Humbahas.

"Kami melihat pembangunan itu dilakukanhanya dititikberatkan pada kecamatan-kecamatan tertentu saja. Sehingga masyarakatmenilai pembangunan yang dilakukan pemimpin Humbahas saat ini tidak berjalanmerata dan berkeadilan," tukasnya.

Ketiga, tambah Irwan, minimnya perhatianPemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbahas pada sektor pendidikan seperti masihadanya gedung Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yangkondisinya rusak dan minimnya fasilitas mobiler serta kekurangan tenagapengajar. Untuk diketahui, bahwa di Humbahas terdapat 211 bangunan SD dan 46bangunan SMP.

"Dari jumlah tersebut masih ada bangunanyang kondisinya rusak dan tidak lengkapnya fasilitas mobiler serta tenagapendidik. Saya telah merancang program perbaikan gedung SD dan SMP yang rusakdan menambah fasilitas mobiler serta tenaga pendidik dan pengajar yang berasaldari ASN maupun PPPK," tuturnya.

Keempat, masih kata Irwan, pada bidangkesehatan juga dinilai yang masih belum maksimal dalam memberikan pelayanankesehatan bagi warga. Sebab, sebanyak 12 unit Puskesmas yang ada di 10kecamatan di Humbahas, belum menjalankan program rawat inap dan menambah tenagamedis seperti dokter serta pengadaan Mobil Ambulance.

"Ini perlu diterapkan, sehingga apabilaada masyarakat yang harus dirujuk ke rumah sakit, maka pihak Puskesmas tidakkesulitan untuk mendapatkan Mobil Ambulance. Dan di era modern seperti sekarangini, Puskesmas sudah seharusnya membuka fasilitas rawat inap dan menempatkan seorangatau dua orang dokter. Sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan kepadamasyarakat bisa maksimal dan memuaskan," tegasnya.

Tak hanya itu, Irwan juga menargetkanpeningkatan pelayanan kesehatan di rumah sakit umum daerah milik pemerintahyang ada di Humbahas, seperti melengkapi fasilitas alat-alat kesehatan,menambah tenaga medis seperti dokter spesialis dan menerapkan pelayanan yangcepat juga ramah kepada pasien.

Kemudian, Irwan juga melihat minimnyakreatifitas maupun keseriusan pemimpin di Humbahas untuk memajukan sektorpertanian. Untuk diketahui bahwa 87 persen masyarakat kabupaten ini bekerjasebagai petani.

Untuk mendukung pentingkatan aktivitaspertanian di Humbahas, pemerintah harusnya hadir memberikan perhatian sepertipenyediaan pupuk bersubsidi dan non subsidi, pemberian alat-alat pertanian bagipara kelompok tani dan mendukung program pasca panen.

"Setelah itu menyediakan pasar dan menjagastabilitas harga dengan melihat jenis komoditi yang bisa menjamin adanya suatukepastian atau keuntungan dari pertanian," tuturnya.

"Sehingga para petani kita di daerah inibisa maju dan sejahtera. Ini yang memang saya lihat kondisinya. Padahal sebenarnyajika ingin benar-benar bekerja dan melihat persoalan yang ada pada petani,pasti ada cara atau solusi untuk menyelesaikan masalahnya, dan pastinya ada progresdalam penanganannya," katanya.

PerbaikanInfrastruktur

Pada sektor ini, Irwan yang jugamenjabat sebagai wakil rakyat untuk tingkat kabupaten selama 3 periode dan 1periode tingkat provinsi dan pada Pemiliu 2024 kemarin terpilih kembali,tentunya sudah memahami seluk beluk Kabupaten Humbahas.

Menurut Irwan, Humbahas memiliki 1.000Kilometer infrastruktur jalan kabupaten dan masih banyak yang kondisinya yangmemprihatinkan maupun babak belur. Sehingga menjadi penghambat aktivitasmasyarakat dalam percepatan perekonomian.

"Harus ada cara untuk menyelesaikankondisi infrastruktur yang rusak ini secara bertahap selama 1 periodekepemimpinan. Misalnya pemeliharaan rutin sepanjang 100 Kilometer setiaptahunnya. Sehingga memudahkan masyarakat dalam menjalankan segala aktivitas,terutama untuk mengangkut hasil pertanian ke kota maupun kedaerah lain,"jelasnya.

Terakhir, Irwan Simamora memprogramkan inovasidaerah dalam hal Agrowisata dan pariwisata. Untuk mensejahterakan para petanidan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), pemerintah tidak bisa hanyamengandalkan dari satu sisi saja.

"Humbahas memiliki potensi alam danlahan pertanian yang sangat luar biasa. Dengan menciptakan destinasi wisatapertanian tentunya akan membuat masyarakat penasaran seperti apa bentukkeindahan yang disajikan. Sehingga, bisa dipastikan akan menjadi viral danbanyak wisatawan yang akan berkunjung ke daerah ini untuk memanjakan mata danmenghabiskan waktu bersama keluarga," paparnya.

"Kabupaten Humbahas memiliki garispantai Danau Toba dan lahan pertanian yang baik. selain itu juga, daerah inijuga masuk dalam kategori Kawasan Strategis Nasional (KSN) untuk destinasiwisata. Jadi kenapa potensi ini tidak kita maksimalkan pembangunannya. Yakinlah,bila ini kita bangun dan dikelola dengan baik, maka kabupaten ini akan menjadisalah satu daerah tujuan wisata (DTW) yang tidak kalah dengan kabupaten yangada diseputaran kawasan Danau Toba," pungkasnya. (**)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Politik

Prancis vs Spanyol di Semifinal Piala Dunia 2026: Mimpi Juara Siapa yang Berakhir?

Politik

Pusat Analisis Hukum dan Kebijakan Sumut Desak Kejari Selidiki Proyek TPI Percut Senilai Rp2,5 Miliar

Politik

Para Arsitek Tim Saling Tebar Ancaman Jelang Perebutan Tiket Semifinal Spanyol Vs Belgia

Politik

Pemprov Sumut Koordinasi ke PT Pupuk Indonesia, Pastikan Ketersediaan dan Kelancaran Distribusi untuk Petani

Politik

Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026 WIB: Maroko vs Prancis Buka Perebutan Tiket Semifinal

Politik

Karina Ranau Kena Aniaya saat Jualan, Sudah Ditangani Polisi tapi Masih Trauma