Kitakini.news -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Kabupaten Deli Serdang, Misnan Al Jawi bertekad akan memaksimalkanpenggunaan APBD setiap tahunnya untuk memantapkan kondisi infrastruktur jalanyang ada di daerah ini. Sebab, sampai saat ini jalan yang ada di kabupaten inikondisinya sangat memprihatinkan.
"Memang tidak muda untuk membuatkondisi jalan di Deli Serdang menjadi baik, karena daerah ini cukup luas. Namunhal itu tak menjadi penghalang, karena kabupaten ini ada APBD yang mencapaiRp4,5 Triliun lebih dan ini bisa gunakan setiap tahunnya untuk perawatan,perbaikan dan pembangunan kondisi jalan-jalan yang rusak. Bila ada kemauan,pasti ada jalan mulus. Sudah cukup lama dan mirislah dengan jalan di daerahini. Mau sampai kapan gak diperbaiki," papar Misnan kepada wartawan di Medan,Rabu (5/6/2024).
Hal ini disampaikan Misnan Al Jawiterkait dengan pencalonannya sebagai bakal calon (Bacalon) Bupati Deli Serdangdi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak, Rabu (27/11/2024) mendatang.
Misnan menjelaskan, kondisi jalanrusak ini sangat berdampak pada pergerakan perekonomian masyarakat dan jugasangat tidak baik pada aktivitas warga. Apalagi daerah-daerah pertanian,tentunya ini menjadi penghambat majunya roda perekonomian para petani.
"Bila jalan sudah mulus, makapengiriman hasil pertanian akan cepat, mudah dan tidak banyak cost yangdikeluarkan," cetusnya.
Selain itu, lanjut Misnan, DeliSerdang juga memiliki potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup besar danbila dikerjakan secara maksimal dan masif, maka target-target pendapatan pastitercapai. Kemudian selama penyerapan PAD, juga harus dilakukan pengawasanketat.
"Soal PAD, sesungguhnya Deli Serdangini luarbiasa potensinya untuk pendapatan dan hampir sama dengan Kota Medan.Untuk di tahun 2024 ini, target PAD itu berkisar Rp1,3 Triliun namun yangterealisasi hanya 60 persen. Ini yang harus kita perbaiki kedepannya. Masihbanyak potensi-potensi sumber PAD yang belum maksimal didapatkan," bebernya.
Kemudian persoalan kesehatan, tambahMinan, untuk bidang yang satu ini memang menjadi persoalan, yang sampai saatini masih ada masyarakat susah mendapatkan fasilitas pelayanan kesehatan.
"Padahal kita punya Puskesmas, rumahsakit umum daerah (RSUD) pemerintah dan Bidan desa. Namun masih ada kitatemukan masyarakat yang susah mendapatkan pelayanan. Padahal, semua masyarakatberhak mendapatkan pelayanan yang sama, tidak ada perbedaan antara yang kurangmampu dan yang kaya," tukasnya.
"Maka dari itu, kedepan bila nanti saya menjadiBupati Deli Sedang, akan kita buat peraturan daerah (Perda) seperti di KotaMedan, cukup membawa KTP, masyarakat bisa berobat gratis dimanapun. Namun kitacek terlebih dahulu jumlah masyarakat yang sudah terdaftar sebagai pesertaBPJS," pungkasnya. (**)