Kitakini.news - Tokoh muda yang berprofesi sebagai advokat, ImamSholeh memberanikan diri maju sebagai bakal calon (Bacalon) WalikotaPadangsidimpuan dikontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yangakan diselenggarakan, Rabu (27/11/2024) mendatang.
Tak hanya itu, Imam juga optimis akan memenangkanPilkada Padangsidimpuan berkat dorongan dan dukungan dari para advokat, orangtua serta sesepuh yang menaruh harapan kepada dirinya agar menjadikan KotaSalak ini menjadi lebih baik kedepannya.
Demikian disampaikan Imam Sholeh kepada wartawanusai menjalani Fit and Proper Test BacalonKepala Daerah di DPD Kantor Partai Hanura Sumatera Utara, Jalan Sei BesitangMedan, Sabtu (8/6/2024).
Pada kesempatan itu, Imam juga menjelaskan bahwakeinginannya maju di Pilkada 2024 ini, ingin mengembalikan Padangsidimpuansebagai Kota Pendidikan dan Kota Serambi Mekkah serta mengembangkan usahaperekonomian kerakyatan Usaha Kecil Menengah (UKM) yang bersifat Home Industry yang memproduksi, obatherbal, sabun mandi, Shampoo dan Skincare.
"Produk rumahan seperti ini sudah berjalan dansudah ada masyarakat yang membeli. Namun inikan masih skala kecil karena belumhadirnya pemerintah untuk membina para pelaku usaha kerakyatan ini. Bila nantisaya bisa memenangkan Pilkada 2024 di Kota Padangsidimpuan, maka akan kita buatpembinaan dan memberikan modal sekaligus membangun lokasi Home Industrynya. Sehinggarakyat bisa lebih produktif dan perekonomian bisa berjalan," bebernya.
Saat disinggung apakah perbaikan infrastruktur,pelayanan kesehatan juga ada masuk dalam program visi dan misi sebagai BacalonKepala Daerah, Imam mengungkapkan hal itu sudah tentu akan menjadi prioritas. Karenatanpa infrastruktur yang baik, maka segala aktivitas masyarakat danperekonomian akan lambat bergerak.
"Begitu juga dengan kesehatan, saya akan memaksimalkanfungsi Puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan, seperti melengkapi alatkesehatan, ambulance dan tenaga medis (Dokter) setiap Puskesmas. Kemudian,melengkapi dan membenahi alat-alat kesehatan di rumah sakit umum daerah (RSUD)milik pemerintah, juga akan kita lengkapi termasuk dokter-dokter spesialisnya. Jadi,begitu ada pasien yang butuh pertolongan perobatan, kita bisa menangani dantidak langsung kita bawa ke rumah sakit yang ada di Medan," tandasnya. (**)