Panwascam Binjai Kota Ajak Masyarakat Awasi Pilkada

- Jumat, 30 Agustus 2024 23:30 WIB
(Kitakini.news/Junaidi)
Para narasumber sosialisasi dan anggota Panwascam Binjai Kota usai kegiatan sosialisasi

Kitakini.news -Panitia Pengawas Kecamatan(Panwascam) Binjai Kota menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif PemilihanKepala Daerah (Pilkada) serentak Tahun 2024 di Jalan S Hasanuddin, KelurahanSatria, Kecamatan Binjai Kota, Jumat (30/8/2024).

Hal ini dilakukan untuk mengajakmasyarakat secara bersama-sama mengawasi jalannya pesta demokrasi Pilkadaserentak 2024.

Hadir pada acara tersebut, KetuaPanwascamBinjai Kota, Irwan Surbakti beserta anggota Muhammad Irsan Sikumbangdan Riswardi, Kepala Sekretariat PanwascamBinjai Kota Aisyah beserta staff,serta puluhan peserta sosialisasi.

Sebagai narasumber dalam kegiatantersebut yaitu Komisioner Bawaslu Binjai periode 2018 - 2023, Arie Nurwanto SHMH.

Ketua PanwascamBinjai Kota, IrwanSurbakti dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para pesertamengikuti kegiatan ini.

"Saya berharap apa yangnantinya disampaikan oleh narasumber dapat diterapkan di masyarakat," ujarnyasembari membuka kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif pada Pilkadaserentak tahun 2024.

Hal senada juga disampaikan Anggota PanwascamBinjai Kota, Muhammad Irsan Sikumbang yang menekankan bahwa sosialisasitersebut sangat penting dilakukan agar masyarakat mengetahui dan ikut mengawasijalannya pesta demokrasi di Pemilihan Kepala Daerah.

"Sosialisasi ini juga bertujuanuntuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan di Pilkada Binjai,agar pelaksanaan Pilkada di Binjai berlangsung dengan Luber dan Jurdil," cetusIrsan.

Ditempat yang sama, Arie Nurwantoyang dipercaya sebagai narasumber dalam paparannya menyampaikan bahwapengawasan itu harus melibatkan masyarakat.

"Kenapa harus melibatkanmasyarakat?!Hal itu dikarenakan keterbatasan sumber daya manusianya dipengawasan ini sedikit. Artinya, tujuannya agar masyarakat mengetahui hak dankewajiban secara politik," beber Arie.

Keterlibatan masyarakat dalampengawasan Partisipatif menurut Arie, juga merupakan kerjasama yang baik.

"Ingat bersama rakyat awasiPemilu. Apa yang perlu diawasi?! Yaitu penyelenggara pemilu, apabila ada yangsalah, maka kita boleh melaporkannya. Termasuk timses kampanye juga perludiawasi, termasuk APH dan ASN juga harus diawasi yang menunjukkanketidaknetralan," tegasnya.

Tidak hanya itu, sebut Arie, tahapandan jadwal Pilkada juga merupakan hal yang perlu diawasi, termasuk daftarpemilih yang sudah meninggal atau menjadi TNI-Polri, ASN, maupun yang sudahpindah keluar negeri.

"Sebab ada pidana pemilunyajika menghilangkan hak pilih seseorang. Untuk itu, masyarakat harus mengetahuiapa apa saja yang ada di masyarakat. Perlu juga diingat bahwa pengawasanpartisipatif ini juga bisa dengan cara menggunakan teknologi seperti HP,"tandasnya. (**)

Editor
: Heru

Tag:

Berita Terkait

Politik

Pemprov dan DPRD Sumut Dapil XII Komit Tingkatkan Fasilitas, Kesejahteraan Lansia di PSLU Binjai

Politik

Penertiban Pertambangan Ilegal Jangan Hanya di Madina, Pemprovsu Harus Sisir Daerah Lain

Politik

Syah Afandin, Dari Anggota DPRD Sumut, Wakil Bupati Hingga Menjadi Bupati Langkat, Berujung di KPK

Politik

OTT KPK di Binjai, Suasana Polrestabes Medan Terlihat Tenang

Politik

Dikabarkan, Pejabat Dan Orang Dekat Bupati Langkat Diperiksa di Polrestabes Medan Usai di OTT KPK

Politik

Kabar OTT KPK di Binjai, Nama Pejabat Langkat Muncul