Kitakini.news - Beredarpercakapan yang sudah tersebar di media sosial (medsos) dan grup WA yangbahasanya mengancam kepala desa di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, KotaPadangsidimpuan, Kamis (14/11/24).
Darihasil percakapan itu terlihat si penelepon menyampaikan nada ancaman kepada sipenerima telepon yang merupakan salah satu oknum Kades di KecamatanPadangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara.
Daripercakapan berdurasi 1,08 menit ini, diduga suara si penelepon merupakan salahsatu Calon Walikota (Cawalkot) yang juga mantan Walikota Padangsidimpuan.Sedangkan si penerima telepon merupakan oknum Kades di KecamatanPadangsidimpuan Batunadua berinisial R.
Daripembicaraan tersebut terdengar Cawalkot ini bertanya, "Udah bagaimana 02 itukau buat disana?. Nggak usah kau munafik. Inilah maumu sama aku," ucap insial IENdi percakapan tersebut.
Selanjutnya,nada ancaman juga disampaikan IEN kepada R seperti, "Suratmu ditanganku PakKades, dan kalau tidak ada perubahan sampai besok, main kita, biar kau tandaudakmu ini. Marsiribakan maita (kita berantam), siap kau kan?" ucap IEN dengannada tinggi.
Tidakdisitu saja, IEN ini juga mengatakan kata – kata kotor kepada R dengan nada "site do ho (kotoran) sambil menutup pembicaraannya di telepon.
Hinggasaat ini oknum kades belum memberikan keterangan apapun (balasan) konfirmasikepada awak media.
Sementaraketua Bawaslu Kota Padangsidimpuan Ratno Afandi Sihotang menyebutkan belum adamenerima laporan resmi terkait rekaman vidio suara yang sempat menghebohkanmasyarakat itu.
"Hinggasaat ini belum ada," singkatnya kepada wartawan kitakini.news.