DPR-RI Desak KPU Klarifikasi Soal Dugaan Kecurangan DalamVerikasi Parpol

- Kamis, 15 Desember 2022 22:45 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202212/doli.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Dewan Perwakilan Rakyat RepublikIndonesia (DPR-RI) mempertanyakan prihal dugaan kecurangan yang terjadi dalamproses verifikasi partai politik (Parpol) calon peserta pemilihan umum (Pemilu)Tahun 2024.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memberikan penjelasanterkait hal tersebut, agar tidak mengganggu proses Pemilu 2024.

“Dugaan-dugaankecurangan itu harus diklarifikasi oleh KPU-RI, supaya memang perjalanandemokrasi kita ini dan situasi menghadapi Pemilu betul-betul Clear semua dan tidak adapraduga-praduga yang nanti akan mengganggu," kata Ketua Komisi II DPR-RI, AhmadDoli Kurnia Tandjung, Rabu (14/12/2022.

Menurut Doly, publik juga perlu mendapatkan penjelasan dariKPU terkait dugaan-dugaan kecurangan tersebut. Maka, pihaknya akan memintapenjelasan pada KPU pada masa sidang berikutnya secara terbuka dan disiarkansecara langsung. Pasalnya, Jumat (16/12) DPR akan menjalani masa reses."Jadi masyarakat bisa dengan langsung mendengarkan penjelasan dariKPU," tambahnya.

 

Sebelumnya, sejumlah dugaan kecurangan yang dilakukan KPUsaat proses verifikasi Parpol menyeruak ke publik. Hal itu berawal ketikaPartai Rakyat Adil Makmur (Prima) pada awal Desember lalu mengungkapkan bahwaKPU sengaja menetapkan partai baru itu tidak memenuhi syarat administrasi diPapua, meski mereka memenuhi syarat.

 

Setelah itu, dugaan tersebut muncul dari koalisi organisasisipil yang menyebut KPU melakukan manipulasi data dalam proses verifikasifaktual partai politik calon peserta Pemilu 2024. Dugaan kecurangan itu terjadidisertai intimidasi kepada staf KPU daerah. Koalisi sipil mengklaim punya buktitindakan kecurangan itu terjadi di Sulawesi Selatan.

 

Tidak hanya itu, dugaan kecurangan KPU juga dilontarkan olehKetua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais. Mantan Ketua MPR ini menduga KPUmelakukan manipulasi data hasil verifikasi faktual demi meloloskan partaitertentu. Amien pun meyakini, KPU bergerak atas perintah “kekuatan yangbesar" untuk membuat Partai Ummat tersingkir.

 

KPU RI mengumumkan hasil rekapitulasi verifikasi faktual danpenetapan peserta Pemilu 2024 kemarin. Hasilnya, dari sembilan partai yangmengikuti verifikasi faktual, hanya Partai Ummat yang tidak lolos. SehinggaPemilu 2024 mendatang diikuti oleh 17 Parpol, yakni sembilan Partai yang saatini di Parlemen, lima partai non-parlemen, dan tiga partai baru.

 

 

Redaksi 

Berita Terkait

Politik

Satlantas Polres Nias Gelar Operasi Pajak Kendaraan, Ingatkan Aturan Penggunaan Sepeda Listrik

Politik

Hari Ini Mahasiswa Gelar Demonstrasi, Reza Rahadian: Menyuarakan Sesuatu Itu adalah Harapan

Politik

Lihat Langsung Kathutla di Kepulauan Maluku, Ria Ricis: Memang Nyata

Politik

Main Film Hollywood Bertajuk C.L.A.Y, Agnez Mo Bareng Nicolas Cage dan Michael Sheen

Politik

HUT Golkar ke-62 Momentum Perkuat Komtimen Membangun Bangsa Jadi Lebih Baik

Politik

Yahdi Khoir Dorong Pinjaman Daerah dan Lobi Pemerintah Pusat Tidak Potong TKD