Jelang Idul Fitri 144 H, Pemprovsu Pastikan Ternak Bahan Pangan

- Selasa, 11 April 2023 00:11 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202304/HUM_5868.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu)memastikan ketersedian bahan pangan asal ternak, yakni daging sapi, ayam rasdan telur, cukup aman menjelang perayaan Idulfitri 1444 H/2023 M.

 

Kebutuhan daging Sumut surplus sebesar 2.230 ton.Pemerintah juga pastikan daging aman dari virus penyakit mulut dan kuku (PMK).

 

"Kitaketahui konsumsi daging pada perayaan Idulfitri nantinya pasti akan meningkat.Kondisi di Sumut hampir diseluruh kabupaten/kota untuk daging kita nyatakanaman, karena stok daging kita surplus sebesar 2.230 ton," ucap KepalaDinas Perkebunan dan Peternakan Sumut Lies Handayani Siregar di Ruang Rapat Lantai2 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (10/4/2024).

 

Mengenai fluktuasi harga, Lies Handayani tidakmenampik adanya kenaikan harga di pasar, apalagi jelang perayaan nantinya.Berbagai upaya juga telah dilakukan pemerintah agar harga ini dapat stabil.Fluktuasi harga pada saat ini untuk daging sapi sekitar Rp130 ribu sampai Rp160ribu/kg. Telur Rp1.400 - Rp1.800/butir.

 

"Untuk ayam kemarin sempat di harga terendahsebesar Rp18 ribu/kg.Memang di pasaran masih seperti itu dan kita berdoa hargaterus stabil agar masayarakat dapat bergembira dalam merayakan Lebarannanti," ujarnya.

 

Menurut Lies Handayani, selain daging segar, Bulognantinya juga akan menyediakan daging beku yang harganya lebih murah daridaging segar, yakni kisaran harga Rp80 ribu. "Jangan khawatir dengandaging beku ini karena sangat aman untuk dikonsumsi," katanya.

 

Lies Handayani Siregar pada kesempatan itu jugamemastikan bahwa daging yang beredar di pasaran nantinya aman dari virus PMK.Masyarakat diminta tidak perlu khawatir dengan hal tersebut.

 

"Tahun ini dilaporkan kabupaten/kota untukpenyakit PMK sudah sangat menurun. Di setiap perbatasan provinsi sudah ada cekpoin yang memastikan ternak bebas PMK, jadi setiap ternak yang masuk ataukeluar provinsi akan terdeteksi virus PMK hewan tersebut," katanya.

 

Mengenai lalu lintas hewan, Lies Handayani mengatakanPemprovsu bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota yang melaksanakan posmemantau lalu lintas hewan, dan ini sudah berlangsung dari tahun lalu.

 

 

Redaksi

 


Tag:

Berita Terkait

Politik

Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

Politik

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

Politik

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

Politik

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Politik

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

Politik

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”