Baskami Ginting Ajak Pemilih Pemula Tangkal Hoaks dan Politik Identitas

- Sabtu, 20 Mei 2023 12:24 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202305/Ginting.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Politik identitas,ujaran kebencian dan Hoaks menjadi topik pembahasan, Ketua DPRD Sumut, BaskamiGinting, tatkala menghadiri acara, dialog publik, di Le Polonia Hotel,Medan. 

 

Pada acara yang digelar SerikatMedia Siber Indonesia (SMSI) Sumut itu, Baskami mengajak para pemilih mudauntuk menangkal berita bohong, ujaran kebencian dan politik identitas. 

 

"Pemilu mendatang akandidominasi pemilih muda. Maka saya mengajak kaum muda di Sumut ini untukmenangkal hoaks, ujaran kebencian dan politik identitas dari konten-konten yangberedar," katanya di Medan, Jumat (19/5/2023). 

 

Politisi PDI Perjuangan itumenyebut, politik identitas akan dikemas dalam hoaks dan black campaign yangmenyesatkan. 

 

"Semua hal itu nantinya akanmembentuk polarisasi di masyarakat. Bangsa kita terpecah belah, hal itu haruskita hindari. Mari kedepankan persatuan, bukan perbedaan,"tambahnya. 

 

Baskami juga memberikan apresiasinyakepada SMSI yang telah berperan aktif melaksanakan dialog publik itu. 

Acara dengan tema 'EdukasiPemilih Pemula menangkal hoaks dan ujaran kebencian pada pemilu 2024', membantupenyelenggara pemilu. 

 

"KPU dan Bawaslu, menurut sayajuga melakukan hal yang sama. Inilah sinergitas, pemerintah, penyelenggara danjurnalis dalam mempersiapkan pemilu 2024," tambahnya.

 

Pantauan lapangan, hadir pada acaratersebut Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan  Komisioner KPU Sumut, BengetSilitonga. 

 

Sementara itu, Komisioner KPU Sumut,Benget Silitonga mengatakan jumlah pemilih pemula di 2024 diperkirakanberjumlah 60 persen dari daftar pemilih. 

 

"Indonesia mengalami bonusdemografi, kalau kita lihat penduduk usia 12-45 tahun sebanyak 70 persen darijumlah penduduk kita. Maka dialog ini sangat penting sebagai edukasipolitik," tambahnya. 

 

Benget mengatakan, KPU saat initengah gencar melakukan edukasi politik di masyarakat yang menyasar kaummuda. 

 

"Kita juga sudah gencarmelakukan sosialisasi dan pendekatan baik di media sosial, website dansebagainya. Juga kita melakukan pendekatan yang langsung kepada pemilih melaluikirab pemilu se-Indonesia," jelasnya. 

 

Sementara itu, Ketua SMSI, ErrisNapitupulu berharap, para peserta dialog yang hadir, mampu, membedakan hoaks,ujaran kebencian dan politik identitas di lapangan. 

 

"Sehingga tidak ada lagi hoaks,ujaran kebencian, politik identitas yang merusak kehidupan berbangsa danbernegara kita," pungkasnya.

 

 

Redaksi 


Tag:

Berita Terkait

Politik

Sutarto Dukung & Apresiasi Polda Sumut Gercep Berantas Narkoba

Politik

Dari Ladang hingga Pasar Nasional, PT DPM Dorong UMKM Dairi Tembus INACRAFT 2026

Politik

Pemko Gunungsitoli Siapkan 60 Calon Kepala Sekolah Lewat BCKS 2026

Politik

Kapolda Sumut Sonny Irawan Ajak NU Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Politik

Sofyan Tan Kunjungi SLB Dwituna Harapan Baru Medan, Buka Peluang Beasiswa Penuh bagi Lulusan

Politik

Dhody Thahir Menang Praperadilan, Polda Sumut Siap Laksanakan Putusan Hakim