Kitakini.news - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mulai membukaseleksi anggota di tingkat Kabupaten dan Kota. Tim Seleksi (Timsel) pun mulaidisusun dengan pembagian lima kabupaten/kota.
Belakangan, di Kota Padangsidempuan dan daerah lainnyamuncul berbagai polemik terhadap salah satu anggota Timsel yang pernah menjadikomisioner dan disanksi Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu.
Anggota Timsel yang dimaksud akan menyeleksi calonkomisioner wilayah Sumatera Utara 4. Berasal dari Kabupaten Tapanuli Tengah,Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Kota Sibolga dan Kota Padangsidempuan.
"Jadi sepengetahuan kami, salah satu anggota timsel pernahmenjadi komisioner KPU Kabupaten. Dan pada tahun 2014 lalu disanksipemberhentian tetap oleh DKPP," ungkap Ahmad Yani, dari JaringanPendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP) Padang Sidempuan, Sabtu (3/6/2023).
Pemberhentian tetap oleh DKPP yang dimaksud, tersiar lewatlaman resmi DKPP RI https://dkpp.go.id/anggota-kpu-padang-lawas-utara-diberhentikan/.Karena itu, Faisal meragukan akan integritas anggota timsel tersebut dan hasilkomisoner yang terseleksi nantinya.
"Permintaan kami agar KPU RI mengevaluasi anggotatimsel itu dan menggantinya dengan yang beritengritas. Toh banyak paraakademisi yang layak di sana. Logikanya, bagaimana mungkin bisa menghasilkankomisoner yang berintegritas, sedangkan timselnya sejak awal sudah cacat,"kata Faisal, aktivis sosial yang berbasis di Kota Padangsidempuan ini.
Desakan yang sama muncul dari Banteng Muda Indonesia Padangsidempuan.Mereka meminta agar menjadi perhatian bersama demi terciptanya pemilu yangsehat, jujur dan adil.
"Tentu sejak dari timsel sudah harus bersih, jujur danberintegritas tinggi. Bukan titipan, apalagi ada unsur politis. Karena pemilubagi kita menentukan masa depan bangsa dalam skala daerah kita," kataAsmin, salah satu pimpinan organisasi kepemudaan saya partai itu.
Perihal itu, wartawan berupaya konfirmasi dan bertanyaseputar poin penilaian serta pertimbangan dalam menetapkan timsel kepada BettyEpsilon Idroos, salah seorang anggota KPU RI. Sayangngnya, hingga berita inidisusun, sejumlah pertanyaan yang dikirim melalui aplikasi perpesanan dan suratelektronik belum mendapat jawaban.
Kontributor: Efendi Jambak