Peran Mahasiswa Membangun Komunikasi Politik di Era Digital

- Kamis, 08 Juni 2023 15:15 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202306/dialog_mahasiswa_uda.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news - Universitas Darma Agung (UDA), menggelarSeminar Nasional bertema 'Peran Mahasiswa Membangun Komunikasi Politik di EraDemokrasi Digital Menjelang Pemilu 2024' di Hermina Centre, Jalan TD Pardede,Medan, Rabu (7/6/2023).

Hadir dalam kegiatan itu dua pembicara yakni Dekan FakultasKomunikasi Unpad, Dr Dadang Rahmat Hidayat dan Dekan Fisipol USU, Dr Hatta Rido.

Dalam kegiatan itu, Kepala LL DIKTI Wilayah I Prof DrsSaiful Anwar Matondang MA PhD dalam kata sambutannya secara daring berpesanagar mahasiswa lebih bijak dalam menyikapi era digital saat ini, terlebihjelang Pemilu 2024. Untuk itu, para kaum intelektual itu harus mampu membacasituasi dan selalu berhati-hati terkait segala informasi khususnya yangberkaitan dengan politik.

"Kita tahu berbagai informasi tentang politik seliwerandi sosial media. Karena itu untuk menyikapinya, mahasiswa harus melakukan cekdan recek agar tidak salah," ucapnya.

Untuk itu juga, sambungnya, setiap mahasiswa juga dituntutkemampuan berkomunikasi, terutama di tahun politik ini.

"Jangan karena pemilu berpecah belah, karena gempuraninformasi yang tidak terbendung. Harus cari sumber pembanding dalam menyikapiPemilu 2024, termasuk mengenai persaingan antara parpol dan calon yang ikutdalam kontestasi," sebutnya.

Sementara, Rektor UDA Dr Irene Silviani MSP selakuopening speech menyambut baik kegiatan yang menjadi bukti bahwa UniversitasDarma Agung turut aktif dan merasa bertanggungjawab untuk mendukungpelakasanaan pesta rakyat melalui pemilihan umum secara serentak di seluruhIndonesia.

"Menyadari betapa pentingnya peran mahasiswa dalampengawasan partisipatif dalam pemilu, maka kita mengusung thema yang langsungmenitikberatkan peran mahasiswa dalam pemilu yang akan datang,yaitu: PERAN MAHASISWA DALAM MEMBANGUN KOMUNIKASI POLITIK DI ERA DEMOKRASIDIGITAL MENJELANG PEMILU 2024," ucapnya.

Dia juga mengatakan sangat menyadari bahwa mahasiswamerupakan salah satu mitra strategis dalam pengawasan pemilu dan memiliki peranyang sangat penting pada proses pengawasan partisipatif dalam memberikaninformasi awal, sehingga dapat mencegah pelanggaran, kemudian ikutmemerangi kampanye gelap yang pasti akan marak di dunia sosial media.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa narasi-narasi politikyang bersifat positif dan negatif akan terbangun secara massif. Setuju atautidak, yang pasti menjelang tahun politik 2024, banyak terobosan yang dilakukanpara calon dan pendukungnya, untuk meraih dukungan massa, termasuk melaluberbagai media. Tren informasi hoaks pun diprediksi semakin bertebaran,khususnya melalui media sosial. Rendahnya literasi digital adalah faktor utamaberkembangnya berita hoaks," tandasnya.

"Berangkat dari hal inilah, kita merasa wajibmemberikan perhatian, dan turut berkontribusi dalam menyukseskan pemilihan umumtahun 2024 yang akan datang. Kepedulian inilah yang menginisiasi kitamenghadirkan para narasumber yang mumpuni di bidangnya sehingga sebagaimahasiswa, rekan-rekan semua yang hadir pada saat ini dapat membangun narasipositif dan memerangi narasi-narasi negatif yang akan menghiasi media-media cetakdan online kita di tahun politik 2024 yang akan datang. Besar harapan kami,mahasiswa dapat menyelamatkan kondisi Indonesia dari perpecahan yangdiakibatkan oleh narasi-narasi politik nantinya," pungkasnya.

Sementara itu, Dr Dadang Rahmat Hidayat pada kesempatan itumembahas tentang kurangnya kepedulian dan pemahaman mahasiswa dengan politik diera digital ini.

Selain itu, mantan komisioner KPI Pusat ini juga menyorotitentang netralitas media yang saat ini hingga akhirnya acapkali memicupermasalahan di tengah masyarakat.

Sedangkan Dr Hatta Rido membahas tentang bagaimana bicaramoney politic yang menghancurkan politik di tanah air serta black campaign.

"Mahasiswa jangan menghabiskan energi untuk salingmencela, khususnya jelang Pemilu 2024 ini. Bangun optimisme dan pikiran positifdi tahun politik ini," harapanya.

Kegiatan seminar nasional ini tampak disambut antusias paramahasiswa SI dan Magister Ilmu Komunikasi UDA yang hadir sebagai peserta.Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Rektor UDA kepadakedua narasumber dan berfoto bersama.

 

 

 

Kontributor: Tumpal Tanjung


Tag:

Berita Terkait

Politik

"Datang ke Rumah Saudara Dikira Pinjam Uang", Sofyan Tan Bagikan Luka Kemiskinan di Hadapan Penerima PIP

Politik

Angelo Meneses Yakin PSMS Medan Mampu Bersaing dengan Port FC

Politik

Eko Purdjianto Optimistis, PSMS Medan Siap Tantang Juara Bertahan Port FC

Politik

Polres Tapteng Ringkus Pengedar Sabu di Sorkam Barat

Politik

PSMS Medan Langsung Tantang Juara Bertahan Port FC Thailand

Politik

Pemko Medan dan BMI Dorong Standarisasi & Pelatihan Bilal Mayyit Muda