Fraksi PKS DPRD Sumut Apresiasi Putusan MK di Pemilu 2024

- Sabtu, 17 Juni 2023 11:48 WIB

Warning: getimagesize(https://cdn.kitakininews.co.id/uploads/images/202306/hendro13.png): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u808140588/domains/kitakininews.co.id/public_html/amp/detail.php on line 176

Kitakini.news – Fraksi PartaiKeadilan Sejahtera Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (F-PKS DPRDSumut) mengapresiasi dan bersyukur ditetapkannya keputusan Mahkamah Konstitusi(MK) tentang sistem pemilihan umum (Pemilu) Tahun 2024 tetap proporsional terbuka.

“Alhamdulillah, kita bersykurkeputusan MK menimbulkan suka cita dari berbagai kalangan. Selain itu,keputusan tersebut juga tetap membuat MK berpegang teguh pada keputusan yangpernah diputuskan pada tahun 2008 lalu,” ujar Bendahara Fraksi PKS DPRD Sumut,Hendro Susanto kepada wartawan melalui keterangan tertulis yang diterima, Sabtu(17/6/2023).  

Hendro juga mengungkapkan, keputusan tersebutjuga bentuk konsistensi MK terhadap hasil sebelumnya dan menjadi teladankonsistensi berkonstitusi, dengan menerapkan pemilu proporsional terbuka.

"Kami menyambut baik dan lega atas keputusan tersebut,yang sejatinya untuk menghadirkan demokrasi yang elegan, bermartabat denganproporsional terbuka saat ini," tuturnya.

Menurut Hendro, menjadi sangat tidakrasional dan tidak konsisten, jika dalam perkara yang sekarang di MK justrumemberikan keputusan sebaliknya, tanpa adanya pelanggaran Konstitusi yangterjadi akibat diberlakukannya sistem terbuka.

Jadi terkait beberapa catatan yang MK berikan, Hendro juga mengajaksemua ikut berperan aktif, dalam menghadirkan demokrasi yang sehat, bermartabatdan berkualitas, yakni berkompetisi dalam politik gagasan, pelayanan danpembelaan pada rakyat.

Disamping itu, tambah Hendro, yang sangat urgent memberikanpencerdasan politik pada rakyat, melalui semua partai politik, bakal calonanggota dewan, penyelenggara pemilu yakni KPU dan Bawaslu.

"Jika ini semua kita lakukan dengan berkolaborasi, insyaAllah akan terjadi dan terwujud perubahan, untuk persatuan pada hasil pemilutahun 2024, baik legislatif maupun eksekutif. Itu dambaan kita semua,"tegasnya.

Seperti diketahui, MK menolak permohonan pengujianUndang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (UU Pemilu), Kamis(15/6/2023) di Ruang Sidang Pleno MK.

“Amar putusan, dalam provisi, menolak permohonan provisi parapemohon. Dalam pokok permohonan, menolak permohonan para Pemohon untukseluruhnya,” kata Ketua MK Anwar Usman dengan didampingi tujuh Hakim Konstitusilainnya, saat membacakan amar Putusan Nomor 114/PUU-XX/2022.

 

Redaksi 


Tag:

Berita Terkait

Politik

Waduh, Shin Tae-yong Absen Dampingi Persija Jakarta Hadapi PSMS Medan di League Cup, Kenapa?

Politik

Konfercab PA GMNI Toba 2026, Hengky Manalu Terpilih sebagai Ketua DPC

Politik

Pengemudi Ojol, Jhonson: Anak Saya Dibantu Sofyan Tan dari SMA hingga Kuliah

Politik

Tergiur Upah Rp20 Juta, Oknum Pegawai Lapas Medan Jadi Kurir 599 Vape Narkoba

Politik

Sofyan Tan Dorong FOBI Sumut Perkuat Kolaborasi dengan TNI, Target Pertahankan Empat Emas PON 2028

Politik

Saya Cuma Jual Kerupuk dan Cuci Piring, Pak!”