Teks foto : Wakil Presiden Ma’ruf Amin menanggapi secara positif pemanggilan Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). (Bonar)
Menurut dia, pemanggilan Calon Presiden Muhaimin Iskandar adalah murni dan tidak dipolitisasi.
Penegasan itu disampaikan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, di Kota Padang, Sumatera Barat, saat berkunjung ke Kota Padang dalam agenda World Islamic Entrepreneur Summit (WIES) 2023Jumat (8/9/2023).
Dia tidak mempersoalkan pemeriksaan Cak Imin sepanjang masalah tersebut murni untuk penegakan hukum. Menurut dia, Cak Imin sudah datang ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan ini tentu harus dihormati proses hukum.
Namun demikian, Kiai Ma'ruf mengingatkan, pemeriksaan itu bisa menjadi masalah jika adanya unsur politisasi hukum. Karena itu, RI 2 berharap, KPK bekerja profesional dalam menindaklanjuti kasus dugaan korupsi yang melibatkan calon wakil presiden (cawapres) pendamping Anies Rasyid Baswedan tersebut.
Cak Imin diperiksa terkait kasus pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) pada 2012. Cak Imin adalah Menakertrans periode 2009-2014.
Kontributor: Azzareen