Kitakini.news - Lama tak terdengar ternyata artis dan presenter
Alya Rohali sibuk di lintas lari. Bahkan, dia sering keluar negeri demi itu.
Melansir berbagai sumber, Kamis (13/11/2025), Alya Rohali bahkan mengaku sudah menamatkan Six Star Medal World Marathon Majors.
Kecintaan Alya Rohali terhadap maraton sudah ada sejak lama. Bahkan bertahun-tahun lalu, kala tren lari maraton masih belum marak di Indonesia.
Tak jarang ia sengaja melancong ke luar negeri bukan hanya untuk liburan, tapi juga untuk memenuhi kegemarannya ikut lari maraton.
Salah satu destinasi yang beberapa kali ia kunjungi untuk maraton adalah Singapura.
"Oh iya, jadi aku udah beberapa kali ikut di Race Singapore Marathon. Itu kayaknya mulai dari 2012-2013 dan seterusnya," ungkap Alya Rohali.
Sebagai informasi, Six Star Medal merupakan penghargaan dari Abbott World Marathon Majors (WMM) bagi pelari yang berhasil finis di enam even maraton dari berbagai kota besar dunia.
Kota-kota besar tersebut di antaranya, Tokyo di Jepang, Boston di Amerika Serikat (AS), Chicago di AS, New York di AS, London di Inggris, dan Berlin di Jerman.
Medali ini diperkenalkan pada 2016 oleh Abbott World Marathon Major atau AbbottWMM, sebagai badan penyelenggara maraton di enam kota tersebut.
Untuk mendapatkan medali Six Star, tidak harus melakukannya berurutan atau dengan jangka waktu tertentu.
Jika punya bukti resmi berupa waktu finis di keenam maraton tersebut, medali ini sudah bisa didapat.
"Jadi pengalamannya itu ya menyenangkan sekali ya," kata Alya Rohali lagi.
Biasanya, Alya mengikuti lari mulai dari kategori 10K marathon hingga half marathon. Untuk event maraton di Singapura, ia mengaku hampir setiap tahun berpartisipasi.
Sering Alya Rohali datang ke Singapura karena hanya mengincar even maraton.
"Jadi salah satu untuk bisa mendapatkan hype dari sebuah acara lari gitu ya," ungkap Puteri Indonesia 1996 itu.
Yang jelas, menurut Alya Rohali, setiap negara atau kota menawarkan pengalaman yang cukup berbeda ketika dia melakoni maraton.
Namun, pengalaman itu biasanya menyenangkan, terlebih di kota yang bersih dan rapi seperti Singapura.
Selain itu, banyak tantangan yang tak mudah ia rasakan ketika menjajal maraton di luar negeri. Salah satu tantangan yang sering dia hadapi adalah suhu.
"Jadi challenge-nya tuh ya di situ aja sih dengan suhu yang sedikit berbeda gitu dengan yang di Jakarta, yang mana tempat biasa kita berlatih," pungkas Alya Rohali.