Kitakini.news - Sepertinya artis
Aurelie Moeremans tak bisa diam dengan pengalamannya menjadi korban
groming saat berusia 15 tahun.
Terbukti, melansir berbagai sumber, Minggu (11/1/2026), Aurelie Moeremans merilis sebuah buku berjudul Broken Strings yang menceritakan pengalaman dirinya menjadi korban grooming.
Buku ini ditulis berdasarkan sudut pandangnya sebagai korban tanpa romantisasi.
Adapun buku ini dapat diperoleh secara gratis melalui tautan yang Aurelie Moermans sematkan di media sosialnya.
"Banyak yang bilang terima kasih karena aku nulis buku ini," tulis Aurelie Moeremans di akun Instqgram-nya.
Sebagai informasi, grooming merupakan istilah ketika seorang anak berada di bawah manipulasi orang yang lebih dewasa darinya.
"Tapi sebenarnya aku juga harus bilang makasih ke suamiku, @drtylerbigenho. Dia yang dari awal percaya ceritaku bisa jadi sesuatu yang baik dan berarti buat banyak gadis muda lainnya," tambahnya.
Dalam buku itu, Aurelie Moeremans menceritakan pertemuannya dengan seorang laki-laki bernama Bobby, yang merupakan nama samaran.
Pertemuan yang terjadi di lokasi syuting itu menjadi awal dari proses grooming yang dialaminya.
"Tentang manipulasi, kontrol, dan proses pelan-pelan belajar menyelamatkan diri sendiri," jelas Aurelie Moeremans.
Yang jelas, kini Aurelie Moeremans mengaku tak menyangka bukunya mendapat perhatian luas dari publik.
"Makasih banget buat semua yang udah reach out setelah baca bukuku #brokenstrings," pungkas Aurelie Moeremans.