Kitakini.news -
Rossa merasa namanya tercemar akibat ulah 72
akun media sosial (medsos). Penyanyi itu pun buat laporan ke polisi.
Melansir berbagai sumber, Sabtu (18/4/2026) langkah ini Rossa ambil setelah muncul konten yang memanipulasi video dan foto dengan narasi yang tidak benar dan dinilai merugikan reputasinya.
"Kami baru saja mendampingi klien kami, Rossa atau Teh Oca, untuk melakukan laporan polisi atau LP," terang perwakilan manajemen Rossa, Ikhsan Tualeka, kemarin.
Ikhsan menyebut laporan ini tidak semata persoalan pribadi. Ia melihat adanya dugaan upaya sistematis untuk merusak reputasi Rossa.
"Kita tentu saja berharap ini kita lakukan untuk juga memberikan edukasi kepada publik agar lebih cermat menggunakan media sosial. Lebih cerdas dalam menggunakan media sosial," kata Ikhsan.
Dia menegaskan kebebasan berekspresi tetap harus menghormati hak orang lain. Ia juga mengapresiasi netizen yang telah menghapus konten bermasalah.
"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua netizen yang telah men-take down kontennya dan juga telah menyampaikan maaf secara terbuka," ungkapnya.
Kuasa hukum manajemen Rossa, Natalia Rusli, menegaskan langkah hukum ini bukan bentuk antikritik.
"Ini bukan semata-mata eh Teh Oca atau eh manajemen itu baper, baper atau eh anti kritik yang eh suka eh sekali netizen katakan... justru kalian tuh salah sekali. Justru Teh Oca itu membuka kesempatan ya, membuka pintu maaf bagi para netizen," kata Natalia.
Ia pun mengajak masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial dan tidak memanfaatkan nama besar seseorang demi meningkatkan interaksi.
Dan, laporan ini merupakan bagian dari rangkaian proses hukum yang telah ditempuh, termasuk somasi kepada pemilik akun.
"Sebenarnya somasi itu adalah bagian dari upaya kita untuk memberikan teguran atau memberikan semacam kelonggaran waktu kepada netizen yang telah sengaja maupun tidak sengaja telah merusak reputasi klien kami," kata Ikhsan.
Dalam kesempatan yang sama, Natalia mengungkap jumlah akun yang diproses serta respons dari netizen.
"78 akun yang sudah kami laporkan dan kami juga menginformasikan... ada 79 akun yang sudah meminta maaf dan men-take down," pungkasnya.