Kitakini.news - Presenter
Ruben Onsu ternyata menjalankan bisnis
mukena jelang Lebaran lalu. Hasilnya? Dia mengaku kena tipu Rp5,5 miliar.
Melansir berbagai sumber, Rabu (22/4/2026), kabar tak sedap ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang.
"Nilai kontrak dalam perjanjian tersebut Ruben mengatakan lebih kurang Rp5,5 miliar, ya. Cukup tinggi nilai kontraknya Rp5,5 miliar," jelas Minola Sebayang.
Kasus ini bermula sejak beberapa bulan sebelum momen Idul Fitri lalu, namun hingga kini tidak ada kejelasan mengenai kelanjutan proyek tersebut.
Minola Sebayang menjelaskan awal mula permasalahan ini terjadi ketika Ruben Onsu diperkenalkan oleh salah satu temannya kepada pria bernama Philipus Suprihatin.
Pria tersebut mengklaim bisa menjadi jembatan bagi Ruben Onsu untuk bekerja sama dengan sebuah perusahaan bernama PT Venteny Fortuna Indo guna memproduksi mukena dalam skala besar.
Dalam kesepakatan tersebut, Philipus menjanjikan kerja sama bagi hasil dengan komposisi 60-40.
Ruben Onsu yang merasa momen menjelang Lebaran sangat tepat untuk berbisnis mukena akhirnya menyetujui tawaran tersebut tanpa rasa curiga yang berlebih.
Dalam perjalanannya, Philipus berkali-kali meminta uang kepada Ruben dengan berbagai alasan. Mulai dari permintaan uang muka agar pabrik mau mulai berproduksi, hingga permintaan biaya operasional.
"Pabrik itu akan memproduksi mukena itu kalau uangnya itu bayar di muka. Jadi artinya tidak ada pabrik itu, dia bilang dia produksi dulu baru dibayar, tapi pabrik selalu ingin ada uang baru mukena diproduksi," ujar Minola Sebayang.
Kecurigaan mulai muncul ketika waktu produksi yang dijanjikan terus mundur. Hingga hari raya Lebaran terlewati, mukena yang diharapkan tidak kunjung diproduksi dan tidak pernah sampai ke tangan Ruben Onsu.
"Bagiannya Ruben sudah ditransfer ke rekening PT Venteny Fortuna Indo, namun PT Venteny Fortuna Indo tidak pernah mencairkan uang itu. Apa yang ditransferkan oleh Ruben pun ternyata tidak pernah diturunkan ke pabrik," pungkas Minola Sebayang.