Kitakini.news - Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei dimanfaatkan band
Efek Rumah Kaca untuk menyamlaikan aspirasinya.
Melansir berbagai sumber, Jumat (1/5/2026), Efek Rumah Kaca (ERK) tampil dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) yang digelar di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat.
"Hidup buruh! Hidup mahasiswa! Hidup rakyat!" tegas vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud.
Pada kesempatan itu, kehadiran Efek Rumah Kaca memanh langsung disambut teriakan histeris dari massa aksi yang sebagian besar terdiri dari elemen buruh dan mahasiswa.
Efek Rumah Kaca membuka penampilannya dengan lagu Seperti Rahim Ibu. Suasana sempat terasa khidmat namun penuh ketegangan emosional.
"Bebaskan seluruh tahanan politik!" teriak Cholil dari atas podium yang langsung disambut sorakan setuju dari massa aksi.
Tensi semakin memanas saat intro lagu Mosi Tidak Percaya dimainkan Efek Rumah Kaca. Lagu yang kerap dianggap sebagai anthem perlawanan ini memicu massa untuk melakukan moshing.
Tak berhenti di situ, Cholil kembali memberikan pernyataan yang membakar semangat penonton sebelum membawakan lagu Di Udara.
"Ayo, semoga kita bisa terus merongrong pemerintah yang semakin tiran!" tegas Cholil.
Aksi panggung Efek Rumah Kaca sore itu pun ditutup dengan seruan persatuan.
Cholil menekankan bahwa perjuangan hari ini bukan hanya milik satu golongan, melainkan gabungan seluruh elemen masyarakat.