Kitakini.news - Juru masak terkenal, Chef Arnold, akhirnya mundur sebagai iim petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Melansir berbagai sumber, Kamis (11/6/2026), Chef Arnold memang baru-baru ini terlihat digandeng oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk ikut membenahi tata kelola pelaksanaan MBG.
"Saya memang diminta untuk memberikan pendapat untuk juknis BGN, saya dan tim sudah review dan pelajari," tulis Chef Arnold di Instagramnya.
Namun, juri MasterChef Indonesia itu akhirnya memutuskan menolak tawaran bergabung dalam tim BGN karena merasa program ini begitu kompleks.
"Program MBG ini sangat complex terutama untuk 3T dari logistic, kesediaan bahan, SDM dll," tambah Chef Arnold.
Sebagai informasi, program MBG saat ini tengah dirombak tata pelaksanaannya setelah Kepala BGN Dadan Hindayana ditangkap oleh Kejaksaan Agung.
Dadan Hindayana ditangkap atas dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program MBG pada periode 2025-2026.
Dalam unggahannya, Chef Arnold mengatakan kalau merasa banyak orang yang lebih ahli dibanding dirinya untuk menangani program ini.
Pun, dia hanya memberikan saran dan pandangan kepada BGN dan tak terlibat secara teknis.
"Saya rasa banyak orang lain yang lebih hebat, capable dan paham lebih dari saya. Semua masukan tentang operasional sudah kami sampaikan dan semoga bisa lebih strategis," pungkasnya.