Kitakininews.co.id - Komika plus aktor
Beni Siregar terlibat dalam
film terbaru bertajuk Seporsi Mie Ayan Sebelum Mati. Dan, peran yang dia dapat sangat mirip dengan kehidupan nyatanya.
Melansir berbagai sumber, Selasa (13/10/2026), karakter yang diperankan Beni Siregar bernama Ale. Film ini diproduseri bersama oleh Nia Dinata, dengan naskah garapan Alim Sudio serta disutradarai oleh Kuntz Agus.
"Sebenernya ini enggak jauh dari yang aku rasain ya, karena aku juga pernah mengalami apa yang dialami Ale… kesepian, enggak punya teman," ungkap Beni Siregar.
Namun di balik keterpurukan tersebut, Beni Siregar menyadari bahwa alasan untuk terus bertahan hidup ternyata bisa melalui hal sederhana.
Sebagai informasi, film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati mengusung kisah pencarian makna hidup dan secuil kebahagiaan melalui hal-hal sederhana yang sering terlewatkan.
Selain Beni Siregar, film ini juga dibintangi sederet aktor papan atas Tanah Air, seperti Chicco Kurniawan, Teuku Rifnu Wikana, Tika Panggabean, Zulfa Maharani, Nita Gunawan, dan lain-lain.
Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 12 November 2026 mendatang.
Jika dalam film alasan bertahan hidup disimbolkan lewat semangkuk mie ayam hangat, di dunia nyata Beni Siregar justru tertolong berkat interaksi sosial dengan orang-orang di sekitarnya.
"Aku tuh suka banget ngobrol. Yang bikin aku bertahan di hidup ini adalah ngobrol sama orang-orang di sekelilingku," bebernya.
Menariknya, Beni Siregar tak membatasi diri hanya berbicara dengan orang-orang terdekat.
Sekadar mengobrol santai dengan orang asing yang baru ia jumpai di jalanan pun cukup untuk menyalakan kembali energinya yang sempat padam.
"Hal itu enggak akan bisa digantikan dengan apa pun," tutur Beni Siregar.
Belajar dari pengalaman pahitnya, Beni Siregar pun menitipkan pesan menyentuh bagi siapa saja yang saat ini tengah berjuang menghadapi sunyi dan rasa putus asa.
"Mudah-mudahan teman-teman di luar sana, dan mungkin aku mewakili Ale, bisa menemukan alasannya untuk bertahan. Mungkin bukan sesuatu yang besar, mungkin sesuatu yang sederhana tapi lumayan ampuh untuk membuat kita bertahan," pungkas Beni Siregar.