Anak Sopir Truk dan Buruh Harian Lepas, Shinta Ayu Nadia Raih Mahkota Miss Tabagsel 2026

Efendi Jambak - Senin, 12 Oktober 2026 17:50 WIB
gat Shinta Ayu Nadia. (Foto : Ist)

Kitakininews.co.id -PADANGSIDIMPUANt : Keterbatasan ekonomi keluarga tak menyurutkan semangat Shinta Ayu Nadia untuk mengembangkan bakat dan mengejar impiannya. Putri seorang sopir truk dan buruh harian lepas asal Desa Pudun, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, itu berhasil menorehkan prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai Miss Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) 2026.

Shinta berhasil meraih mahkota bergengsi tersebut dalam malam Grand Final Miss Tabagsel 2026 yang berlangsung di Aula Adam Malik, Jalan Serma Lian Kosong, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Minggu, 11 Oktober 2026.

Keberhasilan Shinta menjadi kisah inspiratif tentang kegigihan seorang anak daerah dalam mengembangkan potensi diri di tengah kesederhanaan kehidupan keluarganya.

Bagi Shinta, gelar Miss Tabagsel 2026 bukan sekadar kemenangan dalam ajang pemilihan putri daerah. Mahkota tersebut justru menjadi awal tanggung jawab baru untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi Tapanuli Bagian Selatan kepada masyarakat luas.

Dengan penuh haru dan rasa syukur, Shinta mengaku bangga atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyadari bahwa perjalanan meraih gelar tersebut membutuhkan perjuangan, kedisiplinan, serta dukungan dari berbagai pihak.

Sebelum tampil di malam grand final, Shinta harus melewati sejumlah tahapan seleksi, mulai dari audisi hingga masa karantina bersama para finalis lainnya.

Selama karantina, para peserta mendapatkan berbagai pembekalan, termasuk pembentukan karakter, kedisiplinan, kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking, serta pengenalan seni, budaya, dan potensi daerah Tapanuli Bagian Selatan.

Menariknya, Shinta mengaku pengalaman paling berkesan selama mengikuti kompetisi bukan hanya persaingan memperebutkan mahkota, melainkan kebersamaan dan persaudaraan yang terjalin antarpeserta.

"Selama karantina kami belajar saling merangkul. Seluruh finalis bukan hanya bersaing, melainkan tumbuh bersama sebagai satu keluarga baru yang saling mendukung," ujar Shinta Ayu Nadia seusai dinobatkan sebagai Miss Tabagsel 2026.

Menurut Shinta, berdiri di panggung grand final dengan membawa harapan generasi muda Tabagsel merupakan kehormatan sekaligus pengalaman berharga dalam perjalanan hidupnya.

Ia menegaskan, keberhasilan meraih gelar Miss Tabagsel bukanlah garis akhir perjuangan, tetapi menjadi langkah awal untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah asalnya.

"Mahkota ini adalah sebuah amanah dan tanggung jawab baru untuk terus belajar, memberikan kontribusi nyata dalam mempromosikan kebudayaan dan potensi daerah, serta menjadi inspirasi bagi generasi muda di Tapanuli Bagian Selatan," ungkapnya.

Shinta juga menyampaikan terima kasih kepada kedua orang tuanya, keluarga, panitia penyelenggara, dewan juri, serta masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan selama mengikuti kompetisi.

Ia berharap dukungan tersebut terus mengalir agar dirinya mampu menjalankan amanah sebagai Miss Tabagsel 2026, khususnya dalam memperkenalkan seni dan budaya daerah serta mendorong generasi muda untuk berani mengembangkan bakat.

Di balik keberhasilan Shinta, tersimpan perjuangan kedua orang tuanya yang tak kalah mengharukan.

Shinta merupakan putri pasangan Hendra Gunawan Lubis dan Semi Wati, warga Desa Pudun, Aek Tuhul, Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.

Ayahnya, Hendra Gunawan Lubis, sehari-hari bekerja sebagai sopir truk, sedangkan ibunya, Semi Wati, merupakan buruh harian lepas.

Meski menjalani kehidupan dengan penghasilan yang bergantung pada pekerjaan sehari-hari, pasangan tersebut terus berupaya memberikan dukungan agar anak-anak mereka dapat mengembangkan kemampuan sesuai minat dan bakat masing-masing.

Sejak kecil, Shinta dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan kesenian, khususnya seni tari Jawa. Kecintaannya terhadap dunia seni juga tumbuh dari lingkungan keluarga yang memiliki kedekatan dengan organisasi sosial dan budaya daerah.

Keluarganya diketahui aktif dalam organisasi Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) serta keluarga besar Putra Langgeng Lestari.

Keterlibatan dalam kegiatan kesenian tersebut turut membentuk kecintaan Shinta terhadap keberagaman budaya sekaligus mendorongnya untuk terus mempelajari dan mengembangkan seni tradisional, termasuk kekayaan budaya Tapanuli Bagian Selatan.

Bagi Hendra Gunawan Lubis, keberhasilan putrinya meraih mahkota Miss Tabagsel 2026 tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, sebagai orang tua, ia menegaskan bahwa gelar juara bukanlah tujuan utama dalam mendukung perjalanan anak-anaknya.

Hendra mengaku lebih mengutamakan kebahagiaan anak serta kesempatan bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi yang dimiliki.

"Sebagai ayah, aku hanya meneruskan serta membantu anak-anak agar meraih apa yang mereka suka, sesuai potensi dirinya. Bagaimanapun beratnya dan bagaimanapun kondisinya, kami akan berupaya untuk kebahagiaan anak-anak kami," ujar Hendra Gunawan Lubis saat dihubungi awak media.

Ia menegaskan, kondisi ekonomi keluarga tidak boleh menjadi penghalang bagi anak-anak untuk bermimpi dan mengembangkan kemampuan.

"Soal juara itu nomor terakhir. Yang paling utama ialah bisa melihat anak-anak berada pada barisan potensi dirinya masing-masing," tambahnya.

Ajang Miss Tabagsel 2026 sendiri menjadi wadah bagi generasi muda perempuan untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, kepribadian, serta kepedulian terhadap pelestarian budaya dan pengembangan potensi daerah.

Melalui gelar yang diraihnya, Shinta Ayu Nadia diharapkan dapat menjalankan perannya sebagai representasi generasi muda Tabagsel dalam memperkenalkan kekayaan seni, budaya, dan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Selebriti

Polres Padangsidimpuan Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Narkotika di Kantor Kejari

Selebriti

Operasi Gabungan Grebek Sarang Narkoba di Silayang-layang Padangsidimpuan, Seorang Pria Kedapatan Bawa Ganja

Selebriti

Tiga Tersangka Kasus Sabu Diserahkan, Masyarakat Dukung Kejaksaan dan Pengadilan Hukum Berat Pelaku

Selebriti

Kurir 20 Kg Ganja Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Selebriti

Kurir di Padangsidimpuan Bawa 20 Kg Ganja dan Sempat Gigit Lengan Petugas Saat Penangkapan

Selebriti

Satreskrim Polres Padangsidimpuan Ungkap Kasus Curat, Amankan Seorang Pelaku