Kitakininews.co.id - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menghasilkan bencana kabut asap. Kondisi ini membuat
Jerome Polin gerah, dia pun melancarkan kritik pada pemerintah.
Melansir berbagai sumber, Kamis (15/10/2026), Jerome Polin pun mengaku, tak habis pikir dengan sikap para gubernurKalimantan yang menyebut daerahnya dalam kondisi 'baik-baik saja'.
"Mereka bisa berkata begitu ya karena mereka kabur. Mareka tidak tinggal di sana dan tidak merasakan penderitaan warganya," kata Jerome Polin.
Apalagi ketika gubernur itu menyebut kabut asap belum layak ditetapkan sebagai bencana nasional.
"Warga Kalimantan mungkin sehari-hari pakai tabung oksigen dengan bejibun air purifier. Sudahlah nirempati, inkompeten, jahat pula!" tambah Jerome Polin.
Kreator konten berdarah Batak itu menilai, salah satu cara efektif agar para pejabat melakukan tugasnya dengan baik adalah dengan mencabut fasilitas dan hak istimewa mereka.
Dengan begitu, mereka bisa merasakan kesulitan masyarakat setiap hari.
Pun, Jerome Polin mengungkapkan, jika para pejabat negara dan daerah bisa berempati dengan penderitaan rakyat maka mereka akan berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan masalah yang terjadi di tengah masyarakat.
"Enggak perlu bertindak ekstra buat memadamkan kebakaran hutan karena enggak merasakan dampaknya. Lebih parahnya, ada gubernur yang malah kabur (ke luar negeri) di tengah permasalahan karhutla," pungkas Jerome Polin.